Agony [ON GOING]

Agony [ON GOING]

  • WpView
    Reads 7,911
  • WpVote
    Votes 1,325
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 28, 2021
Ia berdiri sendiri, menatap kosong ke arah langit malam yang berhiaskan bintang-bintang. Dulu, di tempat ini, ia tidak sendiri. Dulu, di tempat ini, ia masih ada yang menemani. Sekarang dia tidak lagi bersamanya, dia meninggalkannya. Dia ... tidak menepati janjinya. Ia bertanya pada semesta. Mengapa Tuhan terlalu cepat merebut dia dari sisinya? Bertahun-tahun ia menanti jawaban. Sampai saat ini, tidak ada seseorang pun yang mampu menjawab pertanyaannya. Hingga kedatangan sosok rupawan, yang mengaku sebagai Romeo, berhasil memecahkan jawabannya. Mengajarkannya arti semangat hidup, dan merubah hidupnya yang dulu gelap, menjadi penuh warna. Apakah kebahagiaannya akan abadi? Atau malah sebaliknya, dan membuat ia semakin terpuruk. *** Support me, everyone ~ read my work, hope you'll like it. Agony = Penderitaan mendalam. • Karya ini dilindungi UU No.19 tahun 2002 tentang hak cipta. • Hati-hati dengan tindakan penjiplakan, karena bisa dikenakan sanksi satu tahun penjara dan denda 5 Milyar Rupiah. © Tfianilu, 2019.
All Rights Reserved
#45
aesthetic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When You Love Yourself (Tamat)
  • Prestige
  • RETAK [Sudah Terbit]✓
  • LANGIT & BULAN
  • Breathe
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

[JUARA 1 KPLI WRITING MARATHON 2021] Tak ada yang benar-benar terlahir dengan sempurna ke dunia. Sesuatu yang tersorot indah oleh mata, tak mungkin terlepas dari cela. Begitupun sebaliknya, apa yang tersorot buruk oleh mata, pasti menyimpan pesona yang tak terduga. Berawal dari Ajeng--gadis biasa yang seringkali mendapat gunjingan mengenai penampilan. Tak lupa, paras pun turut andil menjadi titik utama penilaian. Ayolah! Kapan perspektif menyakitkan itu mereda? Ajeng yang semula diam, kini mulai berani untuk beranjak. Menumpas semua konspirasi yang menurutnya tak pantas dilontarkan. Juga menyadarkan bahwa penilaian kebanyakan orang tak selamanya benar. Juga, pertemuannya dengan Daniel--pemuda satu angkatan dengannya--selalu berujung pada perseteruan. Usaha-usaha yang Ajeng lakukan guna merubah sikap Daniel yang semena-mena justru tak dihiraukan dan dianggap sebagai angin lalu semata. "Kita ini orang biasa, orang miskin. Kamu nggak akan bisa melakukan apa yang kamu ingin. Sebagai orang biasa, kita harus sadar diri, Nak." Apakah Ajeng akan berhasil dengan tindakannya? Note : Cermatlah saat membaca, jangan sampai kau melewatkan pesan-pesan yang tersirat di setiap partnya. Pintar-pintar memilah kata, ambil yang baik-baik dan buang yang buruk-buruk. Copyright © 2020 Start : 1 Desember 2020. Finish : 24 Januari 2021. Revisi : ---- Design cover by me.

More details
WpActionLinkContent Guidelines