Story cover for Agony [ON GOING] by tfianilu
Agony [ON GOING]
  • WpView
    Reads 7,903
  • WpVote
    Votes 1,325
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 7,903
  • WpVote
    Votes 1,325
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 13, 2020
Ia berdiri sendiri, menatap kosong ke arah langit malam yang berhiaskan bintang-bintang.

Dulu, di tempat ini, ia tidak sendiri. Dulu, di tempat ini, ia masih ada yang menemani. Sekarang dia tidak lagi bersamanya, dia meninggalkannya. Dia ... tidak menepati janjinya.

Ia bertanya pada semesta. Mengapa Tuhan terlalu cepat merebut dia dari sisinya? Bertahun-tahun ia menanti jawaban. Sampai saat ini, tidak ada seseorang pun yang mampu menjawab pertanyaannya.

Hingga kedatangan sosok rupawan, yang mengaku sebagai Romeo, berhasil memecahkan jawabannya.

Mengajarkannya arti semangat hidup, dan merubah hidupnya yang dulu gelap, menjadi penuh warna.

Apakah kebahagiaannya akan abadi? Atau malah sebaliknya, dan membuat ia semakin terpuruk.

***

Support me, everyone ~
read my work, hope you'll like it.

Agony = Penderitaan mendalam.

• Karya ini dilindungi UU No.19 tahun 2002 tentang hak cipta.
• Hati-hati dengan tindakan penjiplakan, karena bisa dikenakan sanksi satu tahun penjara dan denda 5 Milyar Rupiah.

© Tfianilu, 2019.
All Rights Reserved
Sign up to add Agony [ON GOING] to your library and receive updates
or
#128dean
Content Guidelines
You may also like
Strong Girl [TELAH TERBIT] by memelfit
49 parts Complete
Beberapa bab ditarik karena sudah terbit:) AWAL PUBLISH : MARET 2017 *** WARNING : Cerita ini SANGAT berbahaya! Membuat mata bengkak, ingin mengumpat terus-menerus, membuat Anda berpikir keras, dll. Ilustrasi foto beda2, itu terserah kalian aja. Foto cuma ngeilustrasiin pose dll. Sekian. Terima kasih. Bisa dibaca tanpa membaca "Devil Girl" terlebih dulu *** Tidak selamanya kehidupan kita akan terus berjalan mulus, akan ada saatnya hidup kita mendapat ujian. Tidak selamanya juga hidup kita selalu mendapat ujian, akan ada saatnya kebahagiaan datang menghampiri. Debriefing : Q : "Berubah?" A : "Iya." Q : "Mengapa?" A : "Entah, mungkin karena ada yang menginginkan ini semua." Q : "Merasa ada yang kehilangan?" A : "Kurasa tidak." Q : "Bagaimana mungkin?" A : "Mungkin saja." Q : "Mengapa sangat yakin?" A : "Karena tidak ada yang menginginkanku 'di sini'." Q : "Dimana maksudnya di sini?" A : "Keluarga." Q : "Bagaimana bisa tau bahwa keluarga Anda tidak menginginkan Anda? Bagaimana bisa menyimpulkan seperti itu?" A : "No coment." Q : "Apa yang mereka lakukan?" A : "No coment." Q : "Lalu, bagaimana Anda bisa melewati semuanya? Dengan apa?" A : "Smile, because that's all I can do." ☜Sometimes it's better to be alone, so no one can hurt you☞ ⏪?????⏩ Happy reading? ⏪?????⏩ Simpulan komentar : Membingungkan, gak jelas alurnya, nangis, ngakak, kecewa, bahagia, dll. Sekuel Devil Girl, Book 2 📚 Cover by Mel ≈Strong Girl, @memelfit | ©2017 | All Rights
You may also like
Slide 1 of 9
Breathe cover
REVANARA  cover
LANGIT & BULAN  cover
Samara { End } cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
Prestige cover
Strong Girl [TELAH TERBIT] cover
Cahaya [COMPLETED] cover
Nedrian's Sibling [Book 3] cover

Breathe

59 parts Complete

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-