Akhir Cerita

Akhir Cerita

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
Inilah akhir kisahku... Akhir dari semua penantian dan perjuanganku... Aku memilih kamu... Kamu yang mengajarkan betapa manisnya dicintai dan dihargai... Dan menyadarkan betapa pahitnya mencintai dan berjuang sendirian... Terima kasih karena telah kembali... Terima kasih karena kamu juga~ memilih ku... *** Ceroboh. Satu kata itu berkelabat ketika aku melihat dia yang notabennya teman sekelas ku di TK Nusa. - Ryan "Sini, ku bantu.." ujar Ryan sambil mengulurkan tangan. "Terima kasih." ucap Dhita menerima bantuan masih dengan ringisannya. *** Ceroboh. "Lo nih! Masih aja ceroboh, gak mau berubah apa?!" omel Ryan sambil mengulurkan tangan. "Ish! Lo mau gue berubah jadi apa? Hulk? Power Rangers? Ngaco lo!" balas Dhita sambil menggapai tangan Ryan. *** "Kalian lengket banget." salah satu cewek -dengan atribut mos sama seperti mereka menegur. "Iya dong emh... " jawaban yang ingin dilontarkan Dhita terhenti. Seakan mengerti tatapan kebingungan Dhita, cewek itu menyebutkan namanya tanpa diminta. "Aku Mira... " "Mira, Kami berdua udah bareng dari orok." dengan semangat Dhita merangkul pundak Ryan. Ryan tidak ambil pusing dengan obloran cewek-cewek itu. Dia kembali fokus pada ponselnya. *** "Hai, boleh gabung?" ucap mahasiswa itu membuka obrolan. Ia pun ikut duduk dikursi taman sebelah fakultas Komunikasi ini. "Oh, hai... Boleh lah. Ini kursi bukan punya gue kok. " jawab Dhita sekenanya. "Nama gue Dimas anak komunikasi." Dimas mengulurkan tangan untuk berjabat. "Nama gue Dhita anak Bisnis dan Manajamen." Dhita balas menjabat sekilas lalu dengan bangga menepuk dada. Dimas terkekeh melihat tingkah Dhita yang kembali sibuk dengan ponselnya. "Jauh banget anak manajemen main ke sini." lanjut Dimas. "Gak jauh-jauh amat. Lagian kan kalau udah sore begini tuh, disini sepi. Pas buat menyendiri dan meratapi hati." Dhita berusaha terlihat melow. Dimas hanya menggeleng-geleng mendengar penuturan cewek disebelahnya ini. *** 💜
All Rights Reserved
#3
dhita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Males, ribet.
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Sebuah Rasa
  • Aksara Nifa [End]
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • East sky first love
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • DIA PERGI?!

Syakira Keisha (23) adalah seorang mahasiswi semester akhir. Tingkahnya sudah seperti orang yang malas akan menjalankan hidup dan menganut prinsip "Ngikut alur aja dah." Setiap hari kegiatannya hanya kuliah, tidur, makan brownies, tidur, kuliah. Tak ada kegiatan lain karena ia tidak memiliki ayang. . Sehun Altair Axavier (27) adalah seorang pengusaha muda yang menjadi penerus perusahaan ayahnya. Laki-laki satu ini sangat baku dan tidak gaul sama sekali. Meski begitu, ia memiliki seorang pacar yang sudah menemaninya selama lima tahun. . Mereka di pertemukan karena perjodohan yang dibuat orang tua Sehun. Mengingat anaknya yang sudah bangkotan dan belum ada kepastian dengan pacarnya yang sampai saat ini belum ada keinginan menikah, hanya membuang-buang waktu dan uang saja. "Tante, om. Aku mau terima perjodohan ini, tapi ada syaratnya." "Apa syaratnya Ca?" Ucap Om bromo, ayah Sehun Altair Axavier. "Kue brownies isi coklat lumer didalamnya, lima box." Semuanya shock, begitupun dengan Sehun Altair Axavier yang ingin tenggelam saja ke dasar lautan. ________________ "Saya sudah memiliki pacar, kami sudah 5 tahun berhubungan. Kamu akan merusaknya?" "Hah?" "Tolong pikirkan lagi. Kalau kamu ingin menolak perjodohan ini, tolak saja. Saya tidak keberatan sama sekali, karena saya akan menikahi Angel. Wanita sepadan dengan saya, yang saya cintai." Akankah mereka menjalani pernikahan dengan baik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines