Pembara : Di Malam Desa Yang Sunyi

Pembara : Di Malam Desa Yang Sunyi

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Awal cerita ketika 4 orang yang berbeda kepribadian berkumpul dalam satu kelompok berdasar 1 sifat yang sama yaitu "Penasaran". Galang, Gessy, Dimas, dan Alexis tiba disebuah desa yang aman dan damai. Ketika sebuah ketidaktahuan mereka menjadi umpan kesialan mereka, maka terjadilah sebuah peristiwa yang tidak akan pernah bisa mereka lupakan seumur hidupnya. Awal pertemuan mereka diwarnai dengan ketakutan yang menghantui ketika suara "Tok tok tok.." menggema di seluruh desa yang mereka huni. Tidak ada kesempatan terbebas dan pulang ketika 'mereka' yang tak kasat mata mengikuti kemanapun mereka pergi. Bagaimana kisah petualangan mereka selanjutnya? Jangan sampai rasa penasaran itu membelenggu tubuhmu, mari temui 'mereka' dan rasakan kehadirannya dalam cerita ini! ____________________ Dipublikasikan pada : 16 Mei 2020 Jadwal Update : Seminggu sekali
All Rights Reserved
#504
urbanlegend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAX || Blue Hester
  • Short Story (Horror)
  • Hutan Terlarang [END]
  • Fear
  • Creepy Stuff : Posedere
  • CREEPY PASTA - URBAN LEGENDS✔
  • Badass Teens
  • Creepy;
  • Rumah Dan Teman? [END]
  • [KUMPULAN CERPEN] Stacy's Curses

Penipu gila yang manipulatif. Pemilik otak fotografis yang licik. Pria kelam dengan dunia hitam putih. Si angkuh yang disegani karena sorot gelap dominannya. Graxtavon Zacry. Di dunia tanpa warna ini, Grax sama sekali tak pernah membayangkan. Jika dia, akan bertekuk lutut pada gadis di mimpinya. Rully, bunga tidur yang selalu Grax nantikan setiap malamnya. Menciptakan candu melebihi nikotin favoritnya. Lebih menggoda dibanding arak manapun. Pemilik manik teduh yang merenggut atensinya. ________ Grax menyelipkan jemari besarnya pada sela-sela rambut Rully. Menekan kepala gadis itu untuk semakin merapat kepadanya. Menciptakan dekapan yang erat dan dalam. "I hate you, Rully!" bisiknya rendah, menurunkan oktaf suaranya. Dia menyembunyikan wajah pada helaian rambut Rully. Merasakan kenyamanan yang ingin selalu ia dominasi. Berharap semuanya akan terus seperti ini. . . . . Note: • Terdapat unsur fantasi. • Sebagian besar cerita, berasal dari imajinasi. • Mohon bantuannya jika ada informasi yang tidak sesuai. • Kritik dan saran sangat diperlukan guna membangun cerita. • Vote, coment dan share sebagai dukungan yaa ( ◜‿◝ )♡ ❌ No plagiat!! ⚠️Romance-Fantasy-Angst-Psycological TERIMAKASIH DAN SELAMAT MEMBACA 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines