Devil girl

Devil girl

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 27, 2022
Bagaimana rasanya jika kalian adalah gadis kecil yg terus menerus di kurung dalam rmh, tidak bisa bermain dengan teman seusia kalian, tidak bisa merasakan bagaimana dunia luar karna kalian terus menerus di larang keluar rmh. kagumi gadis yg sejak kecil selalu di larang untuk keluar rmh oleh ibu dan ayah nya dengan alasan yg tidak dapat dimengerti oleh siapapun, dan jika ia melanggar maka ia akan melihat ibu nya di lukai oleh sang ayah hanya karna hal sepele. "ibu.. boleh aku main di luar.. sebentar saja.." ujarnya dengan sedikit memohon "baiklah, tpi jangan jauh² dan terlalu lama, sebentar lgi ayah akan pulang" ucap sang ibu dengan lembut "baik.. gumi pergi main dulu yah bu" Tak lama waktu berlalu sang ayah pulang dan mencari keberadaan anaknya yang tak terlihat di dalam rmh "apa ucapan ku kurang jelas hah!! sudah ku katakan berkali² jangan biarkan anak itu main keluar rmh!!" Bentak sang ayah "dia itu anakmu.. dia juga butuh berteman dengan anak" seusianya.. knp km selalu melarang dia bermain" lgi dan lgi seperti itu lah jika dia melanggar ucapan sang ayah, pasti akan ada pertengkarang yg membuat nya ketakutan juga sakit kepala yg hebat. Hingga suatu hari saat di umur nya yg ke 19thn semua rasa sakit yg di deritanya terbalaskan dengan begitu kejam oleh tangan nya sediri
All Rights Reserved
#941
sadgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Hilang
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • RAVENDRA
  • Perihal Sandwich(End)
  •  HAZELA
  • SATU TUBUH BERIBU BENTUK
  • AFKARA [END]

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines