Diajeng Lasmaya (sajak & puisi)

Diajeng Lasmaya (sajak & puisi)

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Di Negara Indonesia ini, Diajeng.. Khususnya pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, belum pernah kutemukan kosakata "bucin" di dalamnya. Tidak jua satupun menteri yang menjadikan kosakata tersebut sebagai kata baku di negara kita. Bahkan, Pak Habibie yang begitu bucin kepada mendiang Ibu Ainun-pun tak pernah menganggap kosakata tersebut sebagai bahasa nasional apalagi dijadikan nama pesawat-pesawat terbang di Indonesia. Ahhhh... Diajeng.. Apa mungkin Pak Habibi sependapat denganku? Bahwa bucin itu fana, yang abadi hanya seni mencintai. © sinderelaa 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • Goresan Pena
  • SAJAK HATI
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • NEGRI 3 MATAHARI
  • Goresan Takdir
  • baby boy
  • Pesta Kecil
  • ZEEDIEN  [End]

Kadang mencintai dalam diam itu sangat menyenangkan, dimana hanya kamu dan hatimu yang merasakan detakan jantungnya, dan kadang semesta memberi kita ruang hanya untuk sesekali memandanginya. Akan tetapi bagaimana bila ternyata selama ini dia pun mencintaimun dalam diam, layaknya kamu yang mencintainya dalam diam. Dia adalah Dialeka yang sampai kapanku akan jadi cinta sejatiku. Nama Tokoh : -Januar Damara Argani -Rinanda Dialeka syahida -Arga Wira Prasyahdam -Agatha Maura syadila astumy - Nabila Hinda ( Nada ) -Jonathan Ethan Samuel - Gabriel Mosha Immanuel Cover by Nanda Puspita Sari... [COMPLETED] SINOFSIS ALASKA Suara bergema, mengusik tidur panjangnya. Pelupuk mata gadis itu perlahan mulai terbuka, bola matanya tetap indah walau memancarkan tanya. Rintihan hatinya mulai menyayat, semakin mempertanyakan akan tentang segalanya!!! Membawa setiap goresan waktu bak mimpi buruk! Menuai rindu yang berkecamuk. Lalu apa maksud dari semesta atas hadirnya Fahrie Alando Dirgantara, cowok tengil, periang dan berambisi yang selalu mengusik hidupnya. Mengapa tuhan mempermainkan hati keduanya??? Sehingga menuai luka baru setelah semua kenangan tentang cinta pertamanya kembali ia ingat! Mengapa tuhan merengut jiwanya disaat hati ini kembali hangat? Mengapa semuanya semakin rumit saat sang adik pergi meninggalkan dia? Mengapa tuhan mentakdirkan dua insan sahabat untuk sehidup semati?? Sebut saja gadis itu Dialeka, cinta pertama Januar Damara Argani... Penasaran?? Cuss baca aja, Cover By Nanda Puspita Sari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines