Ku Benci Kau

Ku Benci Kau

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
Aku bukan pembenci. Aku bukan pendendam. Aku hanya tak suka, jika hidupku terlalu diatur dengan hal yang tak bisa dipikirkan oleh akal sehat. Aku juga ingin semua hal yang kamu dapatkan. Aku tidak egois. Hanya saja aku ingin kebahagiaan, cinta, dan kasih sayang dari orang-orang yang menyayangiku. Aku membencimu karena kamu telah mengambil semua hak yang aku miliki. Kebahagiaan, kasih sayang, bahkah semua cinta yang aku ingini telah pergi menjauhiku. Aku adalah seorang gadis yang sering menangis dibalik beribu luka. Aku gadis remaja yang kadang hanya akan menyadarkanmu karena sikap keterlaluanmu itu. Aku akan membencimu selagi kamu masih melarangku untuk dekat dengan kedua orang tuaku. Sampai kapan pun, aku akan membenci dirimu. Kehadiranmu telah membuatku muak dengan dunia ini!
All Rights Reserved
#783
reallife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Nayara [ TERBIT ]
  • save me
  • FIZYA
  • Aleysha Please Don't Go!
  • ALYAKSA (completed)
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • SORRY
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines