Ku Benci Kau

Ku Benci Kau

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
Aku bukan pembenci. Aku bukan pendendam. Aku hanya tak suka, jika hidupku terlalu diatur dengan hal yang tak bisa dipikirkan oleh akal sehat. Aku juga ingin semua hal yang kamu dapatkan. Aku tidak egois. Hanya saja aku ingin kebahagiaan, cinta, dan kasih sayang dari orang-orang yang menyayangiku. Aku membencimu karena kamu telah mengambil semua hak yang aku miliki. Kebahagiaan, kasih sayang, bahkah semua cinta yang aku ingini telah pergi menjauhiku. Aku adalah seorang gadis yang sering menangis dibalik beribu luka. Aku gadis remaja yang kadang hanya akan menyadarkanmu karena sikap keterlaluanmu itu. Aku akan membencimu selagi kamu masih melarangku untuk dekat dengan kedua orang tuaku. Sampai kapan pun, aku akan membenci dirimu. Kehadiranmu telah membuatku muak dengan dunia ini!
All Rights Reserved
#799
alya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Let Me Love You Longer
  • FIZYA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • SORRY
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Takdir Cinta (Sequel Sang Letnan) (Completed)
  • Self Injury's(complete)✔
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines