ERLANGGA

ERLANGGA

  • WpView
    Reads 891
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
[FOLLOW DULU YU SEBELUM BACA] Ini cerita pertama aku disini, semoga kalian suka yawwww :) ---- Seorang gadis yang hidup nya selalu di ganggu oleh laki laki yang gila menurut nya. Awal yang menyebalkan yang pernah dia lewati dalam hidup nya, tapi ternyata akhirnya sungguh manis. "ka el ikat rambut gue!!!" teriak seorang gadis cantik saat ikat rambut nya lagi lagi di ambil oleh el "rambut lo tu bagus, ngapain si di iket iket kaya gitu" omel el Cila heran, mengapa el yang marah marah harus nya dia yang marah "ko lo sewot! Rambut rambut gue" omel cila balik Itulah sifat jail el yang selalu membuat cila marah marah, tapi el tidak pernah kapok dengan amarah cila, dia malah tertawa menanggapi nya. ----- -@alyarivanaaa💛
All Rights Reserved
#117
bertemu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Simple LOVE [Completed]
  • ELANG & ELENA
  • GRIZELLE [Completed]
  • Semua Tentang Kita
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • CLOSER
  • KEYLA
  • Menyebalkan Tapi Sayang
  • Sejarah Kita

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines