222 SISILIA

222 SISILIA

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
Waktu ada tiga Kemarin, Hari ini, dan besok. Aku kadang benci dengan takdir yang selalu memainkan ku. Lelaki itu hanya terobsessi dengan ku bukan cinta penyesalan yang aku buat adalah Leo dengan santainya mengajak aku berlibur saat aku tidur. Sudah kebiasaan Leo mengajak aku berlibur. Dasar Bos sialan andaikan waktu bisa ku ubah. mungkin aku tidak akan bertemu dengannya. Dia adalah seorang Monster "Ayu Indani" Entah apa yang ku sarakan. dadaku bergetar saat pertama kali aku melihat mata hitamnya dan gerak gerik dari tubuh langsingnya membuat. ohhh shitt ini manggangu ku. Dan keberuntungan ku adalah melihat gadis kecil ku yang beberapa tahun menghilang tepat didepan mata ku. Ini adalah kesempatan ku. My Mine .milik ku "Keyy Azillioh Sisilia"
All Rights Reserved
#480
bastard
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Prison's
  • Medicine| KG'1 (REVISI)
  • Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap (END) Pindah Ke Good Novel, Novelah, Dan KBM
  • Problem [REVISI]
  • THE WAVES OF LIFE [FIN]
  • WHO ARE YOU...
  • Save Me From My Pain

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines