AKU SAMPAH

AKU SAMPAH

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 14, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Anjani masih terlalu kecil untuk tahu betap kejamnya dunia ini. Setiap hari hanya melihat orangtuanya saling memaki dan ia melihat ibunya selalu babak belur karena dipukuli. Lalu ayahnya kabur dan ibu mati bunuh diri. Bagaimana kisah hidup Anjani? Si gadis yang katanya pembawa sial? Cari tau dengan baca cerita ku ya, jangan lupa vote dan komenya ya, karena itu sangat berarti buat aku.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • What If?
  • 𝑨𝑹𝑰𝑨𝑳𝑨
  • Kehidupan Yang Hilang
  • Mysterious Girl
  • [EXO ff] Dady Saranghae
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • Everything About You
  • aku hanya ingin bahagia

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido