Senja & Kala

Senja & Kala

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
Kala itu seluruh dunia Sonya seakan berpusat hanya pada satu nama. Nama seorang pria yang kerap menghantuinya pagi, siang, dan malam. Wajahnya yang polos, sikapnya yang sopan, dan perhatiannya yang manis membuat Sonya seakan lupa. Lupa kalau dunia tidak hanya dihuni oleh satu pria. Saat pria itu berhasil meremukkan seluruh hati Sonya, dunianya seakan gelap. Sonya bingung seperti kehilangan pegangan. Baru ketika Sonya hampir menyerah, dunia gelapnya menampilkan satu cahaya kecil. Cahaya yang membuat Sonya ingin menata dunianya kembali dari awal. Cerita ini merupakan jejak perjalanan Sonya dalam menemukan kembali arti kata "cinta". Sekumpulan orang yang turut dalam mengeksplorasi dunia kecil Sonya Prawira dan mengajarkannya untuk menjalani hidup. . . . . . . Credit on Cover by Karina Yashigina Taken from Pinterest.com
All Rights Reserved
#814
kuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Ring at The End of Exam Pen
  • Something Between Us
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • From Friends To Lovers
  • You're [not] Mine
  • LANGIT YANG RETAK
  • Mr. Congkak
  • Almost Us
  • Me,You and the story we went through.

Qyla dan Keano dulunya sahabat dekat sejak kelas 8 SMP-selalu bersama, saling mendukung, dan seolah tak terpisahkan. Namun semuanya berubah ketika mereka menginjak kelas 1 SMA. Tanpa aba-aba, Qyla dijodohkan oleh mamanya, seorang diplomat yang sering pindah negara, dengan anak dari rekan bisnis lamanya-pemilik perusahaan jual beli properti, 1712 Realty Group. Anak itu adalah Keano, sosok yang awalnya ramah, pengertian, dan tampak sempurna. Tapi waktu mengubah segalanya. Hubungan mereka yang dulu penuh harapan kini berubah menjadi kecanggungan, kesalahpahaman, dan bahkan kebencian yang tak terucapkan. Kini, di ambang usia dewasa dan ikatan pernikahan yang tak bisa mereka tolak, pertanyaannya sederhana: Mampukah dua orang yang saling menjauh, kembali menemukan alasan untuk bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines