Pernah ada

Pernah ada

  • WpView
    Membaca 284
  • WpVote
    Vote 38
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 16, 2020
Mungkin tuhan tidak menginginkan lagi untuk bersama, tuhan sudah memberikan jawaban nya,,dan ikhlaskan lah Relakan,lupakan dan tinggalkan relax, forget and leave:) Inilah kisah seorang perempuan yang bernama.. *𝒮𝓎𝒶𝓌𝓁𝒶 𝒶𝓃𝒶𝓈𝓉𝒶𝓈𝓎𝒾𝒶 𝓂𝑒𝓎𝓁𝒾𝓃* di panggil "syawla" Dia memiliki mata yang sipit,hidung yang mancung,dan badan yang tinggi.. Syawla berumur 16 tahun.. Dan inilah kisahnya yang telah berlalu.. Bagaimanakah cerita syawla selanjutnya.. don't forget to vote and follow Maaf kalau ada kesalahan,atau penulisan kata yang mungkin kurang jelas atau kesalahan ketik mohon di maafkan:) Selamat membaca dan semoga terhibur.. Jumat 15 mei 2020..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • WUNDE ( Selesai )
  • Kalaya [END]
  • Arqisy {END}  -REVISI
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Not As Sweet As Sugar
  • ARUMILA
  • Kenangan terindah (Completed)
  • My Cold Husband (KeVio) [COMPLETED]
  • Penantian Halalku

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan