Antologi Puisi Rindu

Antologi Puisi Rindu

  • WpView
    Reads 3,026
  • WpVote
    Votes 747
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 23, 2022
WpInfo
Poetry
"ini bukan cuma puisi tentang hati" "ini bukan juga sajak yang berjarak" "namun ini sebuah untaian kata penuh RINDU" .................... aku coba olah kata tentang rasa yang jatuh tepat pada tempatnya aku juga coba mencintai sastra walaupun pada dasarnya hati sudah mencintai seni namun baru aku sadari sastra juga seni jadi pada akhirnya aku coba olah kata yang semakin lama membuat hati menjadi TERISI. .................... Instagram : @randidaffaa_ Cover By : Randi Art
All Rights Reserved
#523
romace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Menanti dalam istiqomah
  • Goresan Pena
  • Renjana
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • DikaRanggi
  • Sajak Semesta

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

More details
WpActionLinkContent Guidelines