Diary Anak SMP

Diary Anak SMP

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2020
Ini kisah seorang anak kecil yang memasuki remaja,kenapa begitu?karena dia akan memasuki sekolah menengah pertama atau sering disebut dengan SMP,dimana para gadis dan para cowok akan mulai merawat dirinya. Namanya kinan,lebih tepatnya kinan Dewi puspita.Dia akan mulai menggunakan seragam putih biru untuk tiga tahun ke depan dan meninggalkan seragam putih merahnya. Kinan berfikir bahwa sekolahnya akan menyenangkan dan akan sama seperti di sekolah dasarnya.tapi dugaannya meleset jauh,kinan berfikir kalo ikut organisasi banyak akan menyenangkan tapi itu ternyata tidak mengenakan dan juga mempusingkan,kinan berfikir kalo teman teman disekolahnya akan suka padanya tapi tidak semua orang begitu dugaan kinan benar benar meleset dari perkiraannya.Ternyata masa SMP itu adalah masa paling tidak enak menurut kinan. maksudnya tidak enak apa? silahkan dibaca😁
All Rights Reserved
#508
anaksekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Kelas A [End]
  • Rewrite the Start
  • SEBULAN BERSAMA ABI
  • Maaf✓
  • Miss cuppu and Mr Stupid (TAMAT)
  • Ketika Hati Bicara
  • Cahaya yang Suram
  • MOnODitRi
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines