Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Dia Bagasku!!

Dia Bagasku!!

  • WpView
    LECTURES 41
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mots-clésbaperromance
"Maafin aku ca" lirih bagas Nasya hanya memilih diam dan menyembunyikan tangisannya, luka yang diberikan bagas terlalu dalam baginya. "Caca gak tau harus ngapain gas, disatu sisi caca sayang sama bagas tapi disisi lain caca juga kecewa sama bagas" ungkap caca sambil menahan agar butiran mutiara tidak lolos dari matanya. Selamat membaca:* Vote dari kalian sangat beruntung:)) Semogaa suka aja wkwk
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Overdramatic (END)
  • Zafio (END)
  • For The Last
  • Love & Patience √
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • Too Late To Realize (END)
  • Secretly Yours, Shaka

"Kamu minum berapa gelas sih? Mulut kamu bau banget tau nggak?" Cakra bertanya dengan satu tangan yang menutupi hidung dan mulutnya. Dahinya berkenyit bingung. "Jalan sama gue dulu, baru gue bakal jawab gue minum berapa," jawab Inez ngawur. Hal itu semakin membuat Cakra gemas sendiri karena cewek itu terus saja membahas persoalan yang sangat sensitif ditelinga Cakra. "Nggak jadi nanya!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu