Story cover for Aletta by HizeRMay
Aletta
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 14, 2020
"Friend zone aja terus! Apa gak capek tiap kali ketemu sakit hati?" Sindir Argha.

"Gue heran sama lo, satu sekolah enggak, kenal juga enggak. Ngapain lo repot repot urus hidup gue?" Tanya Aletta menatap kesal lelaki disampingnya.

"Siapa bilang gak kenal? buktinya lo tahu nama gue. Dan gue tahu nama lo" balas Argha

"Lol. Tahu nama bukan berarti tahu gimana hidup gue, kan?" Aletta mendahului pria itu memasuki bus. 

Kisah tentang Aletta, gadis cuek, jutek yang di beri gelar singa oleh seluruh siswa siswi di sekolahnya. Gadis yang menduduki posisi sebagai ketua kedisplinan SMA Langit Biru.  Jabatan yang sangat sesuai dengan sikap galaknya. 

Kisah cinta yang tak pernah terduga akan terjadi dalam hidupnya. Ia yang terjebak Friend zone selama pria itu hadir di hidupnya. Namun tiba tiba takdir membuatnya menjalankan cinta yang tak pernah terduga.

Bagi Aletta, Terjebak di zona Friend zone tidak masalah. Meskipun sikapnya sering dinilai pemaksa, tapi hal itu tak berlaku untuk cintanya
All Rights Reserved
Sign up to add Aletta to your library and receive updates
or
#64biru
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 6
Langit Biru [END] cover
ARFANAZ (COMPLETED✓) cover
Sealen cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
ATARONA [COMPLETE] cover
Inside You cover

Langit Biru [END]

43 parts Complete

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru