Aletta

Aletta

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2021
"Friend zone aja terus! Apa gak capek tiap kali ketemu sakit hati?" Sindir Argha. "Gue heran sama lo, satu sekolah enggak, kenal juga enggak. Ngapain lo repot repot urus hidup gue?" Tanya Aletta menatap kesal lelaki disampingnya. "Siapa bilang gak kenal? buktinya lo tahu nama gue. Dan gue tahu nama lo" balas Argha "Lol. Tahu nama bukan berarti tahu gimana hidup gue, kan?" Aletta mendahului pria itu memasuki bus. Kisah tentang Aletta, gadis cuek, jutek yang di beri gelar singa oleh seluruh siswa siswi di sekolahnya. Gadis yang menduduki posisi sebagai ketua kedisplinan SMA Langit Biru. Jabatan yang sangat sesuai dengan sikap galaknya. Kisah cinta yang tak pernah terduga akan terjadi dalam hidupnya. Ia yang terjebak Friend zone selama pria itu hadir di hidupnya. Namun tiba tiba takdir membuatnya menjalankan cinta yang tak pernah terduga. Bagi Aletta, Terjebak di zona Friend zone tidak masalah. Meskipun sikapnya sering dinilai pemaksa, tapi hal itu tak berlaku untuk cintanya
All Rights Reserved
#547
hati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Sun! -orine
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Sealen
  • RADDAR💑
  • only he is the one i want [ lilynn ]

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines