Retrun to Track Mom's

Retrun to Track Mom's

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
"Aku kembali" seperti plot novel yang sering ku baca. aku kembali ke masa lalu, mengulang semua dari awal. "hahahahaha... apa tuhan bercanda dengan ku?..." *Kringg..kringgg.. aku :"Halo..." anonim :" apakah kau juga kembali?" aku:" jangan bilang kamu juga?" anonim:" dari nadamu sepertinya benar..." aku bisa gila... benar-benar gila kenapa harus bertemu lagi. bukankah 30 tahun sudah cukup. aku lilian erwinsen kembali ke masa lalu. disaat umur 10 tahun, itu adalah anugrah tuhan dari semua kemalangan ku. tapi kenapa dia juga kembali?... saya samuel peterson. tiba-tiba terbangun di usia 11 tahun. di rumah kumuh yang seharusnya runtuh dan seorang " pria" yang seharusnya mati. mungkin ini kutukan untuk hidupku, tapi untunglah aku tak sendiri. dan begitulah waktu berubah, atau bukan waktu yang berubah. tetapi kita yang berubah? ah... pertanyaan sulit. 15 mei 2020
All Rights Reserved
#7
timetreveler
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yuki
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • RELLAWAY-The Beginning-
  • Lost Love In Bloom Again
  • To My 19-Year-Old
  • Alexa [New Version]
  • PEWARIS CINCIN KUTUKAN
  • antara kau aku dan cinta
Yuki

Sequel Alza, baca Alza dulu biar paham "Ketika kembali, hati sudah tak sama lagi." ****** Aku tahu kalau ini hanyalah sebuah kesalahpahaman belaka. Aku sangat tahu akan hal itu. Namun, aku tidak membenarkan kesalahpahaman itu. Karena aku takut, jika aku kembali. Aku akan terluka. Aku akan kembali menderita. Karena kita seperti bulan dan matahari. Matahari selalu diperhatikan oleh manusia. Matahari adalah sang penerang. Sementara bulan, ia hanya diperhatikan pada waktu tertentu saja. Maka dari itu, aku hanya bisa berserah pada Tuhan. Apakah kita akan seperti Bumi dan Tanah? Bersatu dengan penuh keharmonisan. Ataukah kita cukup berdampingan seperti siang dan malam? Hanya bisa berdampingan, tidak bisa bersatu. ~Someone~ #1 Loveee => 13 April 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines