"Kalau sudah memasuki perangkap kami. Maka kalian tidak akan bisa keluar!"
-Someone
"Kalian baik, kami baik, kalian jahat. Kami brutal."
-Someone
"Kami butuh yang asli bukan yang palsu!"
-Someone
"Kami bersatu bukan terbelah dua."
-Someone
"Jika kalian ingin menjadi kami. Maaf kalian tidak bisa,"
-Someone
⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR DAN KEKERASAN!⚠
Cerita ini sama sekali tidak saya copyright dari siapa pun. Ini asli dari pemikiran saya sndiri! Jgn copy cerita saya!
The Cheatato's is my best friends hoho
Ini khusus crta prshbtn.
Hi, Author balik lgi dngn crt trbru hoho. Jgn lpa vote euy!
Berkarya lah selagi kamu bisa!
Kepada siapa kami harus bercerita?
Pada Bapak dan Ibu yang sibuk menata masa depan,
atau pada dunia yang tak pernah benar-benar mendengar?
Pada akhirnya, kami hanya punya satu sama lain,
meski seringkali tak tahu cara berbagi beban.
Ini tentang kami-
Tentang pertemanan yang tak selalu sempurna,
tentang kata-kata yang tak selalu terucap,
tentang luka yang ditutupi tawa,
dan tentang bahu yang tetap ada saat semuanya terasa berat.
Kami berjalan, meski arah sering kabur.
Kami tertawa, meski ada yang ingin ditangisi.
Kami bertahan, bukan karena kuat,
tapi karena kami tak ingin menyerah sendirian.
Hello, everyone!
Ini aku buat sebagai bentuk perpisahan... maybe? Gak tahu juga, yang jelas aku cuma ingin menulis sesuatu yang bisa jadi kenangan tentang masa SMA.
Diharapkan keaktifan pembaca untuk vote dan komentar, ya!
Biar cerita ini makin hidup, aku butuh pendapat kalian semua.
Ini murni dari pikiranku sendiri, no plagiarisme!
Jadi, setiap kata yang kalian baca adalah hasil dari ingatan, pengalaman, dan imajinasi yang aku tuangkan.
Bantu target 20K, dong!
Let's make this story worth remembering. ✨