Cahya Semesta

Cahya Semesta

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
Pertemuan Cahya dan semesta yang tidak terduga, setelah sekian lamanya mereka terpisah. "Lu semesta kan, sahabat kecil gw dulu kann". Tanya Bagas pada Ulan. "e-emm ii-iiyaa". Jawab Ulan sambil menunduk. Dan ulan dikejutkan ketika Bagas langsung memeluk erat tubuh gembul Ulan. "kenapa lu ga ngomong dari awal kalo lu semesta sahabat gw duluuu". Ucap Bagas sambil memeluk erat tubuh Ulan. "a-aaku ga mau nanti kamu malu punya sahabat kayak aku" cicit Ulan sambil nunduk. "aku ga bakal malu punya sahabat kayak kamu, malah aku seneng bisa ketemu kamu lagi" balas Bagas pada Ulan yang tertunduk takut.
All Rights Reserved
#37
saudarakembar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COMPLICATED
  • Make a Story With You
  • Gamang
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Arsyilazka
  • Bagaskara [TAMAT]
  • Aisyah(TAHAP REVISI)
  • Our Path Diffrent
  • Boleh Aku Gandeng Tanganmu Nanti?
  • SELA ta KEY [END]

Gemilang High School "RAINKA!!" bentak revan kepada rainka membuat gadia itu terkejut bukan main "Kak tolongin aku,sakit "revan membantu vira berdiri dan menatap tajam ke arah rainka "Kamutu kenapa jadi kasar kek gini ha!!" "Tadi aku didorong sama rain sampe aku jatuh" adu vira kepada revan dengan bersandiwara serapi mungkin agar reva percaya dan bersimpati kepadanya,dan tujuan awalnya untuk membuat revan benci dan meninggalkan rainka "BOHONG!! lo emang iblis bermuka dua!lo sengaja fitnah gue supaya revan benci sama gue!!" Bentak rain kesal dam mencekal tangan vira " aww,sakit rain! Kak revan tolongin aku" ucap vira mencari perhatian revan "Cukup rainka!lepass!!" Revan menyentak tangan rainka dan terlepas dari tangan vira "Sekarang kamu pergi dari sini"usir revan " tapi aku gasalah van,yang salah itu dia,dia yang udah fitnah aku,kamu harus percaya sama aku" titah rain agar revan percaya kepadanya "Pergi" ucap revan dingin menusuk ke arah rainka "Tapi aku ga..." "PERGI BANGSAT!!! Ini cerita pertamaku dan murni dari Fikiran dan imajinasiku, banyak kesalahan dari cerita ini jadi mohon saran dan kritiknya untuk cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines