We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bersama Luka

Bersama Luka

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tuhan memiliki garis takdir yang begitu unik, menarik, dan penuh rahasia, itulah keadilan yang ia tebarkan dibumi. Sebab keberuntungan bukanlah pada seberapa banyak nikmat yang kita rasakan tapi seberapa banyak cinta yang kita terima, namun tak jarang lukapun ikut andil dalam cinta yang kita terima. Lantas, Bagaimana takdir yang tuhan tetapkan pada Azera? Cinta atau lukalah yang lebih dominan.
All Rights Reserved
#405
wattpad2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argasha [ON GOING]
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • My Wound [Completed]
  • Dandelion
  • Terkulai Tapi Tak Layu
  • HIRAETH ARFA
  • Love Different World. (REVISI)
  •  Aku Dia dan Dia
  • AKSARA TAKDIR TUHAN

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines