The Monster Under My Bed

The Monster Under My Bed

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
"Amity ...," panggil makhluk itu. "Jangan menangis." Tangis Amity semakin kencang. Ia jadi teringat pada cerita-cerita horror yang sering dibacanya di komik horror. Salah satunya adalah tentang monster yang hidup di bawah tempat tidur dan memakan manusia. Amity tidak ingin mati dimakan monster. Terlebih lagi, ia tidak sudi mati sebelum orang tuanya berlinang air mata karena bangga padanya. Amity menutup matanya rapat-rapat. Ia meletakkan tangannya di telinga sambil berseru, "Jangan makan aku, tuan monster!" Monster itu terdiam sebelum tertawa. Suara basnya yang tertawa terdengar bagaikan suara penyihir jahat di film kartun. "Monster?" bisiknya. "Ah, iya! Sebentar." Amity membuka kedua matanya sedikit-sedikit. Matanya melebar saat ia menemukan kupu-kupu kecil beterbangan di sekitar monster itu. Dari tubuhnya, muncul cahaya yang menyilaukan. Tidak ada lagi leher yang panjang dan tubuh berbulu. Yang ada di hadapan Amity sekarang adalah seorang lelaki berambut biru. Warna matanya masih sama dan tanduknya tidak hilang. Ia lebih tinggi beberapa senti dari Amity dan tubuhnya berkilauan seperti peri.
All Rights Reserved
#46
tidur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kutukan Tumbal
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Aji Langit
  • The legend of fairy
  • Charoque Boarding School
  • MONSTREA | Treasure & BabyMonster

Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berusaha mengabaikannya, Jean-sang cowok hits sekolah-dan nyawa-nyawa yang terancam lainnya membuat Kaila harus terjun di tengah-tengah misteri kutukan yang meminta tumbal. *** Ketika ibunya mendapatkan pekerjaan di kota sebagai asisten rumah tangga dan majikan ibunya menawari Kaila kesempatan untuk bersekolah di sekolah bagus tanpa memikirkan biaya, ada perasaan mengganjal yang dirasakan Kaila sebagai gadis indigo. Tak lama, Kaila mendapati sekolah barunya merupakan rumah sakit yang penuh sesak dengan makhluk tak kasat mata yang ingin dia jauhi. Namun, kenyataan tidak berjalan seperti keinginannya ketika sosok hantu menuntut bantuannya, belum lagi Jean-sang cowok hits sekolah-yang ingin mengakrabkan diri mengundang lirikan tidak suka dari gadis-gadis yang mengaguminya. Sialnya, sebuah kutukan yang sempat Kaila jumpai seakan mengikutinya dan mulai menuntut bayaran nyawa, termasuk nyawa Jean. Kaila memutuskan dia tidak bisa lagi memalingkan muka, tetapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines