AYRIN
  • WpView
    LECTURAS 62
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 28, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Ini cerita pertama jadi tolong dimaklumi jika banyak kesalahan! Lelah.... perasaan yang terjadi saat kita mulai mendapatkan masalah dan ujian dalam hidup . "Dunia emang gak adil" Itulah yang dirasakan Ayrin Putri saat semua orang yang ia sayangi perlahan pergi satu per satu. Disaat semua orang bisa tersenyum dan tertawa tapi tidak dengan Ayrin yang merasa dirinya selalu sendirian dan penuh dengan kesedihan. Tapi semua kesedihan itu berubah disaat ayrin bertemu dengan Aron Putra Pratama...sosok cowok idaman para cewek-cewek khususnya seluruh siswi SMA Erlangga. "Loh...Lo kan cowok yang waktu itu kan!jangan-jangan Lo ngikutin gue...?"Ayrin. "Enak aja Lo...ini sekolah gue!"Aron.
Todos los derechos reservados
#241
ragu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rieril
  • He Wrote My Name Wrong
  • AIRA [On Going]
  • ALRIN
  • Don't Talk About Money
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • RION IS MY MANTAN!
  • F A K E ? [End]
Rieril

Menyadari keberadaan Eril, Eyra buru-buru mengusap wajahnya. Eyra kembali menoleh, kini dengan senyum manisnya seakan tidak terjadi apa-apa. "Ngapain?" Tanya Eril yang dijawab gelengan ringan dari Eyra. Eril ikut duduk di samping Eyra "ketahuan banget." Ujarnya lalu menarik Eyra ke dekapannya. "Eril Apa-apaan sih?" Kesal Eyra berusaha melepaskan diri. Bukannya melepaskan, Eril malah semakin mengeratkan pelukannya. "Udah, nangis aja gak ada yang liat juga." Mendengar itu Eyra berdecak "ngapain sih, dateng-dateng malah nyuruh nangis" katanya, kali ini sudah tidak ada penolakan di dalam dekapan Eril. "Gue gak tau masalah lo apa, tapi gue bisa ngerti lo ada masalah" ujarnya menepuk-nepuk bahu Eyra. "Gak usah ngejawab!" Tanpa diminta lagi, tangis Eyra pecah. Eyra menangis bersandar di dada Eril. Gak usah ngira ngira, kisahnya gak semenyedihkan itu kok. Penasaran kelanjutannya? Yok! Ikuti kisah satu ini!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido