Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
AYRIN
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Ini cerita pertama jadi tolong dimaklumi jika banyak kesalahan! Lelah.... perasaan yang terjadi saat kita mulai mendapatkan masalah dan ujian dalam hidup . "Dunia emang gak adil" Itulah yang dirasakan Ayrin Putri saat semua orang yang ia sayangi perlahan pergi satu per satu. Disaat semua orang bisa tersenyum dan tertawa tapi tidak dengan Ayrin yang merasa dirinya selalu sendirian dan penuh dengan kesedihan. Tapi semua kesedihan itu berubah disaat ayrin bertemu dengan Aron Putra Pratama...sosok cowok idaman para cewek-cewek khususnya seluruh siswi SMA Erlangga. "Loh...Lo kan cowok yang waktu itu kan!jangan-jangan Lo ngikutin gue...?"Ayrin. "Enak aja Lo...ini sekolah gue!"Aron.
All Rights Reserved
#131
bangkit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ALRIN
  • F A K E ? [End]
  • Don't Talk About Money
  • EXCHANGE
  • Gasa(Rabbani)
  • ALVANO ALASTAR
  • He Wrote My Name Wrong
  • RION IS MY MANTAN!

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines