Tiada
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
[ON-GOING] Prasaja menarik napasnya dalam-dalam. Matanya terpejam. Tangannya mengepal. Tubuhnya memunggungi gadis berambut cokelat tersebut. "Sudah tidak bisa, Tha" ucapnya dengan jelas. Lututnya melemas ketika mendengar jawaban Prasaja. "Semudah itu, Pra?" "Tidak mudah, Tha." "Tidak mudah memang bagi Agatha. Tapi, bagi seorang Prasaja, itu hal yang mudah pada kenyataannya." Gadis bernama Agatha itu pun mengatur napasnya dan berusaha menahan air matanya. Lalu pergi meninggalkan Prasaja begitu saja. Genre : Fiksi Remaja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • GUNFA
  • JANUARGHA
  • || PERJODOHAN ||
  • AILAH(END)✅
  • Psychopat [SELESAI]
  • diagnosis hati
  • NOT ALONE (Choi Seungcheol/ SCoups - Seventeen) [SELESAI]

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines