Story cover for ICHALI by veroicha_
ICHALI
  • WpView
    Reads 2,325
  • WpVote
    Votes 465
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 2,325
  • WpVote
    Votes 465
  • WpPart
    Parts 21
Complete, First published May 15, 2020
-------------------*~*----------------
   Icha prameswari seorang gadis dingin dan datar. 

Memiliki masa kecil yang tidak seperti anak-anak laiin nya,yang bisa merasakan kasih sayang seorang orang tua. 

Sampai pada puncak nya dia di gadai kan oleh orang tua nya demi perusahaan Papa nya yang hampir bangkrut. 

Beruntung yang mau mengadopsi nya adalah seorang malaikat yang membawa nya pada kehidupan yang lebih baik. 

**

Masa-masa remaja yang datar bak jalan tol,kini harus berubah seperti jalan dipegunungan, 

Hanya karna seorang siswa pindahan yang sudah di labeli nya sebagai seorang rival. 










    Kamu harus kuat,kamu ga boleh lemah,karna kamu hidup didunia dimana orang lemah hanya akan selalu terinjak.
       ~Caca

  

        Aku tak mempunyai satu alasan pun untuk meninggalkan mu.
        Tapi aku mempunyai seribu alasan untuk mencintaimu.
         ~Azli




************
Murni dari pemikiran sendiri👌
Jika terjadi kesamaan alur,nama tokoh,atau tempat itu dalam unsur ketidak sengajaan.
All Rights Reserved
Sign up to add ICHALI to your library and receive updates
or
#282cecan
Content Guidelines
You may also like
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
You may also like
Slide 1 of 10
Vericha Aflyn ✔️ cover
Uncontrollably Fond cover
Be with you cover
Impossible cover
LOLIPOP [END] cover
AILAH(END)✅ cover
DEVAN cover
FRIEND ZONK cover
Arsyilazka cover
My Cold Brother✔ cover

Vericha Aflyn ✔️

58 parts Complete

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"