FRIENDZONE

FRIENDZONE

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 23, 2021
untuk para lelaki, wanita juga ingin hubungan berstatus. meski kalian selalu bersamanya ya bukan berarti kalian miliknya. jika nanti ada seseorang yang tertarik padanya dan wanita yang kamu anggap sebagai milik kamu itu juga memiliki rasa kepadanya bagaimana? percayalah kehilangan itu selalu diiringi dengan penyesalan. dan kamu tau? penyesalan selalu datang terlambat. kalo penyesalan datang di awal itu artinya harus tiati. namanya juga remaja, masih labil. dua remaja terjebak di dalam kisah friendzone. saling memiliki tapi tak mempunyai ikatan. di hadapan teman teman nya, ngakunya sih pacaran. tapi ya gitu. entah hubungan friendzone ini akan berakhir atau justru mengalami kemajuan.? simak kisahnya dan ppantengin terus ff nya! kalo kalian suka dengan ff ini jangan lupa klik tombol bintang, share juga ketemen temen kalian, follow juga dan 20 followers utama bakalan aku follback insya Allah. komen juga kalian mau aku bikin cerita apalagi. pastinya bakalan aku usahain buat bikinin ya. sayang kalian 💕
Public Domain
#16
abim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He is not My Best Friend (End)
  • friend and future [Iq-nam] (End)
  • 🎀Sahabat Jadi Cinta🎀
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • A true friend? || Balas Dendam?
  • Putralisha~
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • From a friend to lover?
  • The Game

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines