Galaksi

Galaksi

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
JANGAN LUPA DI VOTE SETELAH DIBACA "Ngejar gua cape. Mending lo berhenti ngejar. Lebih baik bagi gua." ucap Fyo dingin dan tetap berjalan walaupun di sana Galaksi sudah tak disampingnya lagi. Galaksi menatap kepergian Fyo dengan ucapannya yang masih terngiang di dalam memori otaknya. "Belum apa-apa udah disuruh mundur aja gua." ucap Galaksi nelangsang. "Jangan menyerah. Ayo semangat. Bakar semangat lo Galaksi Aditama Prajaya. Lo pasti bisa dapetin Fyoflo Mentari. Semangat." ucap Galaksi
All Rights Reserved
#535
nakal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGI [END]
  • SamLova [Terbit]
  • AYKA
  • Because I'm Stupid (End)
  • AFIKA [ END✔ ]
  • RaLia (TAMAT)
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • DAKSA [END]

Menceritakan tentang Gia yang berhasil memikat hati sang ketua dari geng Aodra yang terkenal cuek pada perempuan atau orang yang tidak di kenal dan susah untuk di dekati. Tapi tidak berlaku untuk Gia, malah tanpa bersusah payah untuk mendekatinya, Gia dengan mudah telah berhasil memikat hati sang ketua. Hari itu terasa cerah di SMA Lentera Jingga. Gia berjalan menuju kantin bersama teman-temannya untuk mengisi perut mereka yang tengah kosong. Namun, saat mereka berada di koridor menuju kantin Argi dan teman-temannya tiba-tiba saja berdiri menghalangi jalan mereka. "Lo mulai sekarang pacar gue, gak nerima penolakan dengan alasan apapun." Dengan seenak jidatnya Argi mengklaim Gia sebagai pacarnya. "Dih siapa elo, gue gak mau pacaran sama elo." Sontak teman teman Argi shock mendengar jawaban dari Gia. Baru kali ini sang ketua menembak cewek tapi malah langsung di tolak saja. Setelah itu Gia melanjutkan jalannya menuju kantin meninggalkan Argi dan teman-temannya yang terdiam karena Shock. Namun baru berjalan lima langkah Argi kembali memanggilnya. "Gue bilang gue gak nerima penolakan apapun, walaupun lo gak nerima gue tetap akan berusaha buat deketin lo." Ucap Argi mutlak. Gia tetap melanjutkan langkahnya tanpa melihat ke belakang apalagi sampai harus menghentikan langkahnya. Gak mau banyak banyak spoiler jadi langsung baca aja. KALO GAK SUKA SAMA CERITA INI PERGI AJA TANPA MENINGGALKAN JEJAK

More details
WpActionLinkContent Guidelines