ELDAGARA
  • WpView
    قراءات 30
  • WpVote
    تصويتات 4
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, مايو ١٥, ٢٠٢٠
WpInfo
روائيّة
عاطفيّة
الوسومhijrahromantis
Seorang pria dari keluarga terpandang dan memiliki beberapa pondok pesantren. Eldagara Kautsar Al-Faqih itu dia nama nya, pria yang masih muda, tampan, taat dalam agama, memiliki keteguhan hati yang begitu besar, dengan usia yang masih 23 tahun di beri tanggung jawab untuk meneruskan salah satu pesantren keluarga nya. " Assalamualaikum Gus, Gus maaf ada santriwati yang sudah melanggar peraturan di pesantren ini gus " Ustadz Fikran - Eldagara Kautsar Al-Faqih -
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • 10. Saktah
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • Bumi Kaffah [End]
  • Gus Juga Manusia (Terbit)
  • Assalamualaikum My Destiny (TERBIT)
  • ZAUJI GUS DYLAN | END
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Aldhefara (Re upload)
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى