Story cover for High School Horror by Ariawicak
High School Horror
  • WpView
    Reads 1,273
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,273
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published May 16, 2020
Mature
Cerita ini mengandung muatan boys love (BL), atau bromance, gay, etc. Bagi yang enggak suka cerita-cerita bertema tersebut, silakan dilewati saja cerita ini. Bagi yang tetap ingin membaca, dipersilakan. Mohon dukungannya 🙏

Cerita tentang Revan dan Arga, 4 tahun sebelum kejadian "KKN Horor" yang dialami Arga dan kelompok KKN-nya di Desa Sumber Mulyo.

Pada hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas, Revan mengalami hal-hal ganjil. Entah apa sebabnya, Revan terus menerus diteror oleh sosok Pocong berbalut kain batik, baik dalam mimpi, sampai halusinasi-halusinasi dalam kehidupan sehari-hari. Anehnya, Arga, 'teman spesial' Revan yang indigo, tidak pernah melihat sosok yang meneror Revan.

Hal-hal aneh semakin serimg terjadi setelah Revan mengikuti matapelajaran Matematika yang diajarkan oleh Pak Gondo, guru senior yang tampan dan gagah, namun terkenal nyentrik dan misterius.

Apakah yang sebenarnya terjadi? Adakah hubungan antara teror pocong dan kehadiran Pak Gondo? Apakah yang akan terjadi pada Revan dan Arga?
All Rights Reserved
Sign up to add High School Horror to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
KUCING by INDRA_BALFAZ
35 parts Complete Mature
Based on a True Story Sebuah kisah nyata, seperti yang dituturkan langsung oleh my best friend bernama Muhammad Bondan Ariyoga. *** Sebuah kisah tentang KUCING. Tapi bukan SEEKOR, melainkan SEORANG kucing. Kisah perjalanan hidup seorang anak muda belia yang ditinggal mati oleh kedua orangtuanya. Begitu sulit dia menjalani kerasnya kehidupan hingga akhirnya nasib memaksa dia menjadi seorang KUCING ***** "Gua bisa buktikan, kalo laki-laki normal atau tulen itu gak akan mudah berubah menjadi seorang gay," tambah Bondan untuk meyakinkan Rezza. "Ya contohnya kayak anak-anak di Saburai yang berprofesi sebagai 'KUCING' itu. Dulu kan lu pernah bilang, rata-rata yang menjadi kucing itu adalah remaja normal dan straight kayak gua. Tujuan utama mereka hanyalah mencari uang untuk kebutuhan hidup. Mereka gak peduli lagi dengan yang namanya harga diri dan perasaan geli ataupun jijik. Mereka hanya dan lagi butuh uang dan uang. Mereka gak peduli dengan ketidaknyamanan seks menyimpang yang mereka terima. Mereka pikir, toh lama-lama juga akan terbiasa dengan permainan belok yang memang bukan orientasi seks mereka yang sebenarnya." "Memangnya setelah menjadi kucing, orientasi seks mereka akan berubah menjadi gay? Tidak, kan? Mereka tetap seorang laki laki sejati yang normal, yang tetap mencintai seorang perempuan. Justru penghasilan sebagai seorang kucing itulah yang akan digunakan untuk modal berkencan bersama cewek atau kekasih pujaan mereka." (Bondan Ariyoga) ***** Please! D0n't Copy Paste Cerita berkonten dewasa ini berthemakan LGBT. Banyak sekali memuat penggalan-penggalan kalimat yang diungkapkan secara vulgar dan ekstrem. Bagi Anda yang berumur dibawah 🔞 tahun dimohon untuk tidak membacanya. Attention: Kisah ini sengaja dikemas dengan gaya bahasa yang sedikit dilebaikan dan alur cerita yang didramatisir. So, Reader yang tidak suka dengan alur cerita yang berlebihan, kalian boleh langsung SKIP kisah ini. Cover Design by Indra Farawansa Copyright© 2018
You may also like
Slide 1 of 8
Half of Him [ON HIATUS] cover
DANASMARA : Kita dan masa lalu (BxB Lokal)   cover
REVZIE ✓ cover
B.L [End, Yaoi/BL Lokal] ✔ cover
Di Ujung Penantian [COMPLETED] cover
Sepasang Santri (END) cover
KUCING cover
Bully cover

Half of Him [ON HIATUS]

22 parts Ongoing

[BOYSLOVE] 'A lie between you, me, and him.' Agav tahu sejak lama bahwa kakaknya-Agam-menyimpan sesuatu yang tak pernah dibicarakan, entah di rumah mereka, atau bahkan lewat tatapan. Ia tahu siapa itu Naren. Ia tahu hubungan kakaknya dan pria itu lebih dari sekadar teman dekat. Dan ia juga tahu kapan harus diam, berpura-pura dungu, agar tidak merusak apa pun yang bukan menjadi urusannya. Namun, semuanya hancur begitu cepat. Sebuah pertengkaran. Isakan yang Agav dengar diam-diam dari balik pintu kamar, lalu kepergian Agam ke luar kota tanpa banyak penjelasan. Hubungan rahasia itu kandas, dan Agam memilih melarikan diri dari sisa-sisa kenangan yang terlalu menyakitkan untuk ditinggal di Jakarta. Kemudian, entah kebetulan atau takdir, Agav bertemu Naren. Di sebuah toko buku kecil yang sunyi, saat langit sore mulai meremang, Naren menatapnya dengan mata yang seolah membawa masa lalu kembali. Ia menuturkan nama Agam. Ia tersenyum. Dan Agav, dalam detik-detik hening yang terasa terlalu lama, tidak membetulkan kesalahan pria tersebut. Sebab jauh di lubuk hatinya, Agav juga mencintai Naren. Sebuah kebohongan yang dibuat oleh Agav agar ia bisa merasakan kasih sayang dari mantan kekasih kakaknya sendiri. p/s: update tergantung mood author! (sehari sekali kalau mood nulis hwehwe)