Apa yang kalian rasakan jika satu-satunya penyemangat dalam hidup kalian pergi jauh meninggalkan kalian. Seseorang yang sebelumnya selalu ada dikala suka maupun duka, serta menghiasi hari-hari kalian dengan penuh canda tawa. Tentu sangat menyedihkan bukan?
Begitu pula yang dirasakan oleh Ditto, kakak dari Aritta ini sedih bukan kepalang meratapi kepergian adik semata wayangnya yang pergi begitu saja tanpa meninggalkan sebuah pertanda. Tapi ini bukan hanya sekedar kisah perpisahan antara kakak dan adik, ada kisah romantis dan juga beberapa kejadian kocak yang mampu membuat kalian senyum-senyum sendiri.
Apakah Ditto berhasil mengikhlaskan adikknya? Bagaimana cara yang Ditto lakukan agar bisa melupakan adiknya? Dengan bantuan orang lain atau memang dia bisa melupakan dengan sendirinya?
Arifah, yang dikenal dengan sikapnya yang ceria, mulai merasakan debar aneh setiap kali tatapannya bertemu dengan seorang adik kelas yang misterius. Pertemuan singkat di lorong sekolah, senyum samar, dan pesan singkat menjadi momen kecil yang menghangatkan harinya. Awalnya, itu sudah cukup baginya.
Namun, perasaan itu perlahan tumbuh menjadi harapan akan kedekatan yang lebih nyata. Tanpa ia sadari, sang adik kelas masih terikat bayang-bayang masa lalu yang menciptakan jarak di antara mereka. Kini, Arifah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam hubungan tanpa kepastian, atau mundur sebelum perasaannya semakin dalam dan berujung luka.