Dreamboat

Dreamboat

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2020
A love story between reality and dreams... Namanya Tessa Lonika Vera. Dia adalah gadis biasa berumur tujuh belas tahun. Hidupnya juga hanya berputar pada siklus monoton; sekolah, belajar, dan tidur. Sampai pada akhirnya, ia bertemu dengan seorang pria yang mengubah hidupnya seratus delapan puluh derajat. Pria itu merupakan orang yang pertama kali mengenalkannya pada perasaan adrenalin yang belum pernah ia dapat sebelumnya. Pria itu merupakan orang yang pertama kali menorehkan warna-warni dalam kehidupannya yang abu-abu. Pria itu merupakan orang yang pertama kali membuatnya merasakan sensasi yang belum pernah ia rasakan selama hidupnya. Namun, ada satu kendalanya. Pria ini bukanlah teman sekolahnya, bukan sahabat kecilnya, dan bukan juga teman yang ia kenal lewat dunia maya. Pria ini hanyalah pria yang belakangan ini sering ia temui dalam mimpinya. Dan anehnya, pria itu mampu mengambil hatinya.
All Rights Reserved
#168
heartbroken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secrets and Agreements
  • "Siblings" with Benefits
  • Struggle✔
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Yes, Mommy

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines