Ainsley Cheverly: The Blue Blood

Ainsley Cheverly: The Blue Blood

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
Ainsley Cheverly, seorang anak yang dipindahkan ke asrama oleh orang tuanya. Entah apa alasanya tapi jika itu sudah keputusan orang tuanya, dia tak bisa berbuat apa-apa. Setelah beberapa bulan di asrama, dia merasa kalau memang asrama ini cocok untuk dirinya, dia melupakan orang tuanya yang menitipkan dia disini tanpa alasan. Tapi buruknya di setiap malam dia akan bermimpi melihat monster menyeramkan yang bisa menyamar menjadi siapapun untuk meminta darahnya. Ainsley berusaha mencari tahu apa maksud dari mimpi tersebut dengan bantuan teman-temanya. Berbagai rintangan mereka lewati dengan petualangan yang mencekam dan menyeramkan.
Creative Commons (CC) Attribution
#703
gelap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Velvet Shadows (END)
  • Vampire & Holy Blood
  • KISAH DISEKOLAH (SELESAI)
  • King Of Devil [END]
  • Siapa Dalangnya ? (END)
  • CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending)
  • IN ANOTHER LIFE (ON GOING)
  • Jejak Rasa Arzendo
  • Taper : Another Story (SELESAI)
  • twenty six

Malam yang tragis itu berubah menjadi mimpi buruk yang lebih besar. Elias, tanpa ragu, mengangkat pedangnya dan menusukkannya ke perut Aerys. la jatuh ke lantai, darah mengalir dari lukanya, matanya yang besar memandang Elias dengan campuran rasa sakit, kebingungan, dan pengkhianatan. "Jika ada kehidupan setelah kematian..." ia berbisik lemah, napas terakhirnya hampir tidak terdengar, "Aku akan kembali. Aku akan memperbaiki semua kesalahan ini... dan aku akan menghancurkanmu, Elias. Demi keluargaku, demi diriku sendiri." Malam itu, Aerys Seymour menghembuskan napas terakhirnya di tangan pria yang pernah ia cintai. Tetapi kematian tidak akan menjadi akhir baginya. Janji yang ia buat di saat-saat terakhir hidupnya akan menjadi awal dari takdir baru, di mana ia akan kembali untuk menuntut balas, menebus kesalahannya, dan mengambil kembali kehormatan yang telah direnggut darinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines