S E M I  [H I A T U S]

S E M I [H I A T U S]

  • WpView
    Reads 727
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
FOLLOW SEBELUM BACA Nggak difollow juga gapapa si. TAPI VOTE, SAMA KOMEN. WAJIB Cusss berangkat Nadya putri Aurora Murid baru disekolah Bakti Nusa, Sekolah elit yang terkenal di Jakarta yang memiliki murid dari kalangan kelas atas didalamnya. Dia bertemu dengan Semi Sanjaya lelaki yang sangat sempurna di mata para wanita yang melihatnya, Dia dikenal sebagai ketua geng motor yang paling ditakuti di Jakarta, dia akan menghabiskan siapapun yang menghalanginya dan mencoba untuk bermain-main dengannya maka dari itu banyak geg motor diluar sana yang ingin berteman dengan dia bukan mencari musuh. Dibalik itu semua ada rahasia Semi yang tidak diketahui siapapun kecuali orang terdekat.
All Rights Reserved
#2
romantiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEESHAZ
  • Loving you in secret [End]
  • LIANO [Completed]
  • Gean Marcelino A.
  • ArsaSanaya
  • The Lives Of Two Twin Girls
  • Kamu Spesial (TAMAT)
  • KENZO [END]
  • GARENDRA
GEESHAZ

Geenan Asta Antares, cowok dengan muka datar tapi tampan melebihi kapasitas cowo biasa. Ketua geng REVIRES, geng motor terkenal di Jakarta bahkan Indonesia. Dengan segala kesempurnaan yang dimilikinya, ia hanya lemah disatu bidang yaitu cinta. Latisha Aluna, cewe lembut yang pintar bela diri namun sangat lemah fisiknya. Memiliki wajah yang sangat cantik, imut memiliki paket complete. "Pou! duh, kenapa poop disini sih?" ucap Tisha. Pasalnya, kucing kesayangannya itu buang air besar di atas mobil yang entah milik siapa. Karna ia bingung, segera saja ia mengambil kucingnya itu dan berniat ingin berlari. Namun sayang, tangannya dicekal oleh seorang laki-laki tampan. "Tanggung jawab," ucapnya penuh penekanan. Tisha meneguk kasar salivanya, tangannya gemetar kemudian menoleh takut pada suara yang menegurnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines