Sad story

Sad story

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
ketika ada hal yang tidak dapat dikatakan tapi dapat dirasakan... bukan kah harus ada pelampiasan ? tapi apakah pelampiasan itu sendiri baik untuk dilakukan ? membuat diri kembali bahagia tapi membuat orang yang tidak bersalah terluka dengan hal itu lalu bagaimana membuat diri kita kembali ? kembali kesaat diri ini masih bisa tersenyum kembali kesaat diri ini dapat tertawa lepas motivasi ? satu-satunya jalan dari semua ini adalah motivasi tapi apa ada yang akan memberikan kita motivasi ? ada kah orang yang akan mengerti perasaan kita ? . . . mencoba memberi dukungan mencoba mengerti jalan hidup kesulitan menjadi lawan kebahagian menjadi kawan . . . ~ fbyjl.12
All Rights Reserved
#250
motivation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • SalFlo
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Rasa Tanpa Kata
  • Can't have
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • Love & Pain & Motivation
  • My Junior My Love ✔️
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines