We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Intuisi

Intuisi

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
|Untuk singgah yang tak pernah menjanjikan rumah| Apa kau pernah bertemu seseorang dan merasa bahwa sepertinya ia ditakdirkan untukmu? Apa kau pernah dibuat bahagia sampai lupa bagaimana rasanya terluka? Apa kau pernah dibuat terlalu nyaman sampai rasanya enggan meninggalkan? Lalu dari situ, kau langsung merasa yakin bahwa dia adalah orangnya. Orang yang ditakdirkan menjadi bagian hidupmu. Yang selamanya akan terus berada di sisimu. Hey, jangan terlalu cepat menarik kesimpulan. Kau tidak tahu bagaimana semesta bekerja. Kau tidak tahu bagaimana semesta suka bercanda. Bisa jadi, dia yang kau kira nyata dan akan menjagamu selamanya, tidak pernah benar-benar ada. Dan bisa jadi, dia yang tidak pernah kau sangka, tiba-tiba masuk begitu saja dalam hidupmu yang penuh luka. Berbisik ke telingamu, mengatakan bahwa ia tak akan melepaskanmu. Tidak akan pernah. . .
All Rights Reserved
#229
singgah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amour (COMPLETE)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Memories in Moon
  • MAHENDRA
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • WAITERS
  • 💞Takdir Cinta💞
  • NUGRAHA
  • Karena Kamu Rumahnya

Ana hanyalah gadis lemah yang penuh rasa tertekan akibat keluarganya sendiri. Hidupnya terbelenggu penderitaan yang berasal dari kesalahan yang tak pantas disebut kesalahan. Ayahnya bilang dia hanya sosok pembawa sial. Ya, ia menerimanya. Terlanjur menyalahkan diri akibat kepergian orang yang dicintai membuat Ana terbiasa menjadi pihak yang selalu disalahkan. Sampai Sadewa datang. Pemuda yang ia obati luka diwajahnya saat tak sengaja bertemu halte. Kejadian di mana ia nyaris lupa, jika Sadewa tak mengingatkannya sendiri. Semua mulai berubah, Ana kira keberadaan sahabat-sahabatnya lebih dari cukup sebagai obat pelipur lara, tapi di saat Sadewa menawarkan sebuah rasa yang begitu indah bernama cinta padanya, untuk pertama kalinya Ana ingin mengubah takdirnya sebagai pihak yang selalu disalahkan. "Lepaskan Sadewa untuk saudarimu, Valda" "Na, janji jangan pernah tinggalin aku ya?" Ana dipaksa memilih. Bagaimana ia bisa, jika kedua pilihan yang disodorkan sama menghancurkannya? ------------ Masih pemula, Bisa follow dulu lah sebelum baca🤣👌💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines