Story cover for HELP US by noclown
HELP US
  • WpView
    Membaca 271
  • WpVote
    Vote 38
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 271
  • WpVote
    Vote 38
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Mei 16, 2020
Kehidupan yang terasa normal itu perlahan-lahan runyam sejak melangkahkan kaki ke dalam Rumah Masyarakat.

Rumah Masyarakat; mereka yang masih diselimuti kesadaran maka akan menegaskan bahwa tempat tersebut lebih mengerikan dibanding rumah sakit jiwa sekalipun.

       Cerita ini mengambil latar tahun 1999. Seperti mengamati sebuah benda di bawah mikroskop, semuanya semakin terlihat jelas ketika kalian memilih mendekat.

©2020

[Inspired by save me drama]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan HELP US ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#56escape
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Seven Rules cover
He's Here | Lee Haechan ✔ cover
Detektif: Rahasia Kasus Sekolah [HIATUS] cover
Cemburu || Jaemin cover
Vendetta [HIAT] cover
That Warm Smile (Lee Jeno) -END- cover
Dreaming || Haechan cover
Neo on Black | NCT ✓ cover
[√] Viel cover
Homebound | 00L Nct Dream cover

Seven Rules

21 bab Bersambung Dewasa

Srekk!! Srekk!! Seorang gadis tengah berlari di keheningan malam. Terus berlari meminta pertolongan. Suara parang yang beradu dengan aspal itu terdengar semakin jelas. Ini semua gara-gara keingintahuannya pada ruangan itu, ruangan terlarang yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun. "Maaf, ku mohon maafkan aku." Mohon gadis itu dengan terisak. Seorang pria dengan jubah hitam berdiri di depannya. Srekk!! Ada berita yang beredar, ada peraturan yang tidak boleh dilanggar jika berkunjung ke rumah pinus. Rumah yang sebagian besar terbuat dari pohon pinus itu, bergaya klasik dan elegan. Jangan pernah memasuki ruangan dengan pintu putih dengan hiasan batik merah. Jangan pernah masuk ke gudang belakang. Jangan pernah memakai toilet di lantai satu. Jangan pernah pergi ke ruangan bawah tanah. Jangan pernah singgah lebih dari jam delapan malam. Jangan pernah penasaran dengan gudang sebelah rumah. Jangan pernah menyentuh pisau bergagang kepala naga di dapur. Ini peringatan!! Jangan sekali-kali melanggar peraturan tersebut. Jangan tertipu dengan wajah polos mereka. Mereka hanya menggunakan topeng. Tidak ada yang tau isi ruangan terlarang itu. Tidak ada yang pernah selamat setelah masuk kesana. Dan jangan pernah cari tau. Tapi, Arabella melanggar itu semua.