SHAGA
  • WpView
    Reads 1,558
  • WpVote
    Mga Boto 47
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Jan 6, 2026
WpInfo
NON-FICTION
"Pesan aku, untuk kamu. Perempuan hebat setelah bunda ku. Semangat terus ya cantik, walaupun rasanya dunia tidak adil, tapi aku di sini selalu mendukung setiap langkah mu. Gapapa kok kalau mau nangis, bahu aku bersedia jadi senderan ternyaman kamu" -Shaga. Laki-laki berbadan tegap yang perlahan menghilang dibalik kobaran asap tebal. Ia terus memanggil nama seseorang. Seorang perempuan yang sangat berarti. Rasa sedih, kehilangan, hancur semuanya menjadi satu. Akankah Shaga bisa menemukan seorang perempuan tersebut? Yuk langsung aja di baca ceritanya🤍
All Rights Reserved
#182
pertemuanpertama
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • REGAN's Crazy Wife
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • Change The Plot (Niel) ✓

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman