Ganendreilea

Ganendreilea

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
Takdir memang sangat rumit. Sama seperti kisah cinta Aurora dan Gatra. Mereka saling mencintai, tapi takdir harus memaksa mereka saling membenci. Gatra Gevan Ganendra adalah laki-laki tampan yang lahir di keluarga Ganendra, keluarga yang sangat kaya raya. Tapi semua yang Gatra punya hanya membuatnya selalu merasa sendiri. Sampai akhirnya seorang gadis datang dan mengacak-ngacak hatinya. Aurora Agatha Azriela adalah gadis cantik dengan mata indah yang dimilikinya. Aurora adalah gadis yang sangat di benci oleh satu sekolah, entah apa alasannya. Aurora selalu merasa sendirian, di tambah lagi orang tuanya yang selalu sibuk bekerja, benar-benar membuat Aurora merasa tidak mempunyai siapapun. Tapi takdir berkata lain. "Rora kangen sama Gatra" -Aurora Agatha Azriela "Tp gua benci sama lo, ra!" -Gatra Gevan Ganendra Akankah mereka akan bersama atau malah sebaliknya? Ikutin terus alurnya ya!
All Rights Reserved
#439
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • RAFAEL [END]
  • Markxelio
  • Inspirasa
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Selfish Love [√]
  • Geng STJ
  • DARA & DORY: The Secret Of Destiny
  • ARGLADIS

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines