We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Karafernelia

Karafernelia

  • WpView
    Reads 587
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 26, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aku dan dia tidak ditakdirkan untuk keluar dalam suatu kisah yang indah melebihi warna-warni cerita persahabatan. Karena hubungan kami akan terabadikan sebagai sahabat. Hanya sahabat, sulit untuk menjadi lebih atau mungkin tidak akan pernah. Percaya atau tidak, namun begitulah kenyataannya. Dan aku tidak ingin membantahnya, karena semua itu akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas kepingan kaca, setiap langkah hanya akan menuai luka. Setiap harapku hanya akan menoreh setitik luka yang lama-kelamaan semakin menumpuk, menyebar dan membuat lubang besar di hatiku. ___________ Aku telah menemukan Pangeran ku, aku kira aku adalah sang Putri. Tapi ternyata aku hanyalah seorang pengecut - Alea Clarissa. . . .
All Rights Reserved
#407
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cempaka Terakhir ✔
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • Juan [REVISI]
  • Patah (Telah Terbit)
  • ALVIN (On Going)
  • TRIANGLE (TAMAT)
  • The Fate Of My Life (END)
  • kiara's dream
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

Aku sudah berusaha untuk menutup seluruh hatiku. Aku tidak ingin ada yang mengisi ruang kosong di sini. Karena aku lelah, aku takut. Sudah cukup hal yang pernah menimpaku menjadikanku pribadi yang hancur. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti. Aku tahu bagaimana rasanya dikhianati. Aku tahu bagaimana rasanya ketika kehilangan. Aku berhasil menjaga hatiku tetap kosong sampai hari itu tiba. Hari di mana aku bertemu dengannya. Orang yang terus mengusik pikiranku. Orang yang perlahan-lahan mengisi kekosongan di hatiku. Pemilik mata itu. Pemilik senyuman itu. Ah bisa gila aku hanya karenanya. Aku tahu perasaan apa ini. Meski aku terlambat untuk sadar. Aku menyesal untuk keterlambatan ini. Karena ia tang melihatku sepenuhnya, mungkin melirik saja ia tidak. Ia mengagumi orang lain. Aku sadar aku salah. Tuhan, bantu aku. Aku tak ingin hal yang sama terulang kembali. Aku hanya ingin meraih cinta sejatiku. Aku harap rasa ini hanya untuk sementara. AKU HARAP. Aku masih terlalu takut, Tuhan. *Update tiap hari

More details
WpActionLinkContent Guidelines