EMPTY
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Quality time bersama keluarga adalah hal paling diinginkan. Karena bahagia yang sebenarnya ialah tertawa lepas dengan keluarga dan saling mengisi. Tapi tak semua orang memiliki kesempatan itu. Terkadang beberapa alasan membuat seseorang harus mengiklaskannya demi hal lain. Fokus mereka berbeda dengan fokus orang lain. Yang ingin membuat keluarganya bahagia. Harta dan uang dapat dicari tapi kebahagian apa bisa dibeli? Tentu tidak! Ayah memang pekerja yang diandalkan dalam sebuah keluarga, tapi kehadirannya untuk bercanda tawa lepas layaknya keluarga yang harmonis juga sangat diinginkan sosoknya oleh tiap keluarga kecilnya. Apa mungkin tanpa adanya ayah anggota lainnya akan bahagia? Lantas bagaimana Divanda melanjutkan hidupnya dengan jarangnya kehadiran sang ayah? Apa mungkin ia akan melupakannya? Atau bahkan membencinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Apakah Aku Juga Harus Pergi?
  • Rumah Penuh Cerita
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • Perfect Parents: Hanna's Family ( SELESAI )
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • This is Our Crazy Family [END][KUBACA]
  • The Kiddos (Tamat)

Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini

More details
WpActionLinkContent Guidelines