Bulan dan Bintang 💓(ending)

Bulan dan Bintang 💓(ending)

  • WpView
    Reads 934
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 11, 2020
Namaku bulan anggia mahendra,nama yang indah bukan tapi tidak begitu dengan kehidupan ku. Namaku sama persis dengan karakter pada bulan yang indah dan bersinar terang. jika dilihat dari luar tapi tidak begitu sebenarnya bagiku bulan adalah sosok rapuh yang selalu bersembunyi dibalik matahari,tanpa matahari bulan akan kehilangan cahayanya. bagiku bulan adalah sesosok cashaya yang kelihatan begitu indah tetapi sulit untuk digapai, begitu kita mencoba menggapai bulan semakin kita asadar betapa rapuhnya bulan. bagiku bulan adalah sesosok cahaya indah yang menyimpan sejuta misteri. dan bagiku seperti itulah filosofi namaku yang hampir mirip dengan karakter sang rembulan.
All Rights Reserved
#125
nangis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kita Dan Bulan Februari [TERBIT]
  • Memories in Moon
  • REDUP
  • Epilog Tanpa Prolog
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Secarik kertas usang
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Bintang
  • Because I'm Stupid (End)
  • Mentari Tanpa Sinar

Utamakan baca deskripsi sebelum membaca. N. Cerita ini hanyalah fiksi semata-yang dikarang murni dari otak penulis, tanpa ada unsur sara ataupun copy paste. Jangan lupa untuk vote and comment nya yap. Tinggalkan jejak, mana tau nanti di sapa penulisnya. ⏤͟͟͞͞☆☆☆★★★☆☆☆⏤͟͟͞͞ Kamis, 27 Februari 2025. "Terkadang nasib buruk bisa diubah dengan kemampuan kita. Namun, terkadang Tuhan memberikan nasib buruk yang memang sudah ditetapkan. Mau sekuat apapun cintaku kepada dirinya, jelas Tuhan lebih mencintai dirinya, daripada aku mencintainya." -Fairy Rembulana- Dalam bulan Februari yang dingin, kisah cinta tak terduga berkembang di antara dua jiwa muda. Namun, nasib tidak berpihak kepada mereka berdua. "Ingin sekali aku menentang takdir agar bisa bersamamu selamanya, Fairy Rembulana." -Harsara Kielin'yi- Kehidupan, keluarga, dan kesadaran akan realitas tegas menghadang hubungan cinta mereka. Sampai pada akhirnya, mereka harus memilih antara mengikuti kata hati atau menyerah kepada kenyataan yang pahit. Apakah cinta mereka cukup kuat untuk melawan semua rintangan? Ataukah akhirnya, mereka harus berpisah, meninggalkan kenangan manis di bawah cahaya Rembulan malam, di bulan Februari?

More details
WpActionLinkContent Guidelines