PIPI DONAT VS BOCAH TENGIL

PIPI DONAT VS BOCAH TENGIL

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
Si gadis cantik yang memiliki pipi cabi dan lesum pipit yang justru membuat ia manis dan imut tetapi beda halnya dengan si ade kelas ganteng dan songongnya minta ditampol itu yang sering memberi nama gadis itu pidon(pipi donat)membuat gadis itu sebel dan memberi nama si dekel itu bocah tengil tetapi nama dan perdebatan membuat dua sejoli itu menaruh hati masing masing tetapi malu untuk mengungkapkannya . . . . . . . penasaran?skuy baca😉
All Rights Reserved
#72
nadia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhirnya Fall in Love
  • TETANGGA 5 METER (Tetangga kok naksir)
  • Bad Boy Vs Bad Girl
  • SAPRI
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR
  • Anak Tetangga Annoying (SELESAI)
  • Tawanan Fangirl
  • Bumi Milik Sana
  • Crazy Marriage
  • Not Like The Movies

DILARANG PLAGIAT. CERITA INI SEDANG MENGIKUTI KONTES 30 HARI MENULIS NOVEL DI PENERBIT HWC PUBLISHER! . . . Permintaan maaf yang berlanjut pada sebuah taruhan konyol yang terjadi antara Gilang dan Fanya. Fanya, gadis cantik yang terkenal sering membuat onar di sekolah menyukai seorang siswa seangkatan yang duduk di kelas XII IPA bernama Galang. Siswa keren bernama Galang yang populer di sekolahnya itu pun perlahan menunjukkan ketertarikannya pada Fanya. Namun, bukan hanya Galang yang ternyata diam-diam menyukai Fanya. Terdapat seorang siswa lagi yang merupakan saudara kembar dari Galang, yaitu Gilang. Bagai langit dan bumi, penampilan Galang dan Gilang berbeda 360 derajat. Jika Galang selalu terlihat tampan dan keren, tidak demikian dengan Gilang. Gilang, si Cupu yang identik dengan kacamata berbingkai tebal, rambut klimis menempel sempurna pada kepalanya dan seragam yang selalu rapi tanpa sedikit pun noda apalagi kusut, membuat daya tarik dari Gilang sangat jauh di bawah Galang. Hampir semua siswi tidak ada yang melirik Gilang, walaupun Gilang termasuk siswa paling cerdas di sekolah tersebut. Begitu juga dengan Fanya, yang lebih menyukai Galang daripada Gilang. Akan tetapi, pada suatu hari Fanya mengatakan sesuatu yang membuat Gilang terluka. Atas desakan ibu dan juga sahabatnya, Fanya terpaksa harus meminta maaf kepada Gilang. Namun, Gilang memilih tidak memaafkan Fanya, kecuali Fanya menerima syarat yang diajukan oleh Gilang, yaitu "Izinkan aku mendekatimu sampai hari kelulusan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines