ATTACHED

ATTACHED

  • WpView
    Reads 453,227
  • WpVote
    Votes 45,003
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 6, 2018
Buku Kedua dari empat buku dalam seri T.A.C.T. (Fantasy - Romance) Apa yang akan kamu lakukan saat mencuri dengar seorang penyusup sedang menantang majikan tuamu untuk bertarung? Atau ketika seseorang yang kau ketahui bukan manusia normal sedang mengancam nyawa majikanmu? Akankah kau mengorbankan diri dalam pertarungan yang tidak mungkin kau menangkan? Atau malah kabur? Faenish mendapati kisahnya bersama seorang penyusup tidak berakhir secepat malam berlalu. Berawal dari sebuah tindakan yang dikiranya akan menolong, Faenish dibawa nasib untuk bergabung dalam perebutan sebuah buku yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Dengan ditemani seorang kepala akademi, dua sahabat, dan tiga pendatang yang rupawan, Faenish mengorek setiap kebenaran yang tersimpan. Hingga akhirnya Faenish menemukan fakta tak terduga mengenai masa lalu majikannya dan apa yang diwariskan padanya.
All Rights Reserved
#84
segel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Somewhen to be Forgotten
  • My Secret Is Fortune And Misfortune [Tamat]
  • REX-Nya ALA [TERBIT]
  • Magicia Lovu(✔️)
  • Extra Character of Novel
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]

Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines