Story cover for Regitha by AnggitaNursinda
Regitha
  • WpView
    Reads 710
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 710
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published May 18, 2020
Regitha Nadifa dzyen, wanita yang begitu pandai dalam memendam semua Masalah hidupnya begitupun Masalah persoalan dalam cinta nya;)


Cantik tapi keluarga nya yang berantakan. 
Selalu sederhana. 
Pintar tapi menyendiri. 
Populer tapi banyak Teman palsunya. 


Kita cuman gak bisa liat apa yang terjadi dibelakang layar aja, padahal gak ada yang sempurna. 

Semua perasaan akan menemukan rumah pada waktunya:) 

Too MySelf '' semangat ya, yang kuat ya,  ngehadepi persoalan hidup yang engga tau kapan berakhir nya ;))
All Rights Reserved
Sign up to add Regitha to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
RUMAH tanpa pintu  by diandlyne
36 parts Ongoing
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
You may also like
Slide 1 of 9
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
RUMAH tanpa pintu  cover
RUMAH|family issues cover
"Hidup di Tengah Kehancuran" cover
Kesedihan [SELESAI] cover
Constellations From The Room cover
DAFA STORY  cover
Wanita Kedua Suamiku (On Going) cover
Yesterday and Today's cover

Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

13 parts Ongoing

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."