11 bab Lengkap Ini bukan cerita fiksi. Ini kisah nyata tentang diriku, seorang laki-laki yang hidup dengan dua sisi. Di luar, aku tampak seperti pria biasa. Tapi di dalam, ada sisi lain yang lama kusimpan sendiri. Aku suka memakai pakaian perempuan. Aku menyukai pria. Tapi aku juga pernah menikah, pernah mencoba hidup "normal" sesuai harapan banyak orang.
Aku tak pernah berani jujur, bukan karena malu, tapi karena takut. Takut kehilangan pekerjaan. Takut membuat keluargaku malu. Takut dilabeli, dihina, ditolak. Maka semua itu kutahan, kusembunyikan rapat, hingga tubuh ini terasa asing bagi jiwaku sendiri.
Aku pernah jatuh cinta, pernah menyerahkan tubuhku, dan pernah merasa diterima. Tapi tidak semua itu berakhir manis. Aku pernah disakiti. Dipaksa menjadi seseorang yang bukan aku. Bahkan pernah kehilangan arah, hingga aku menyadari: kalau aku tak menyelamatkan diriku, aku akan hancur.
Cerita ini kutulis bukan untuk mencari simpati, tapi sebagai keberanian untuk berdamai dengan diriku sendiri. Mungkin aku tak akan pernah bisa hidup sepenuhnya sebagai "jiwa keduaku", tapi menulis ini membuatku merasa lebih utuh-meski penuh luka.
Untuk kalian yang mungkin merasa sendiri, yakinlah: kita ada. Kita tak sekeras suara dunia, tapi keberanian tak selalu berupa teriakan. Kadang, ia hanya tulisan pelan... dari hati yang pernah remuk, tapi tetap memilih hidup.