Ramadhan Di Musim Dingin

Ramadhan Di Musim Dingin

  • WpView
    Reads 531
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2020
Ini kisah tentang Secercah cinta di salah satu ramadhan yang berulang sekian kali dalam hidup. Sebutir untaian di sela musim yang menyusup pada salah satu rentang kehidupan. Dikala sepotong kata bernama cinta itu datang, ia akan melengkapi seluruh potongan kehidupan. Tapi sayangnya, cinta lebih sering menyakiti. Maaf, kuralat. Bukan cinta yang menyakiti, tapi durjana yang mengatas namakan cinta selalu merusaknya. Lain kala kita akan membencinya, keadaan yang sebenarnya tak benar-benar kita ketahui, atau fase yang tak bisa kita jalani? Entahlah semisteri ini memang kehidupan. Gadis yang selalu terlihat kuat dengan senyumnya, tak ada yang tau Menyimpan seluruh duka dan lukanya. Takut untuk jatuh cinta.
All Rights Reserved
#1
luthfia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • Sejatinya Cinta [ TAMAT ]
  • Cinta di Atap SMA
  • Yang Pernah Patah
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • False Hopes
  • PAIN (TERBIT) ✔

Dia yang kupercayai sebagai pemilik hati ini seutuhnya. Namun dia juga yang menghancurkanku hingga menjadi butiran debu. Melupakan memang takkan pernah mudah. Merelakan yang pernah ada, menjadi tidak ada adalah kerumitan yang belum tentu dia tahu rasanya. Aku masih bertanya-tanya dalam hati, mengapa semua harus berakhir sesakit ini? Dan apa tujuannya selama ini? Bukankah kita berjanji untuk saling menyembuhkan? Tapi tenang saja, aku telah berjanji pada diriku. Aku akan menyembuhkan lukaku sendiri, tanpa bantuan orang lain. -Qaeera Atthifa Hani Aku tak mengerti, mengapa aku yang tak mudah tergoda ini malah begitu saja terjebak dalam perhatian dan tindakannya yang berbeda dari yang lain. Dia yang mencuri hatiku sejak pertama kali aku melihatnya. Bahkan saat aku sama sekali belum mengetahui namanya. Rasa ini telah singgah di hatiku selama sewindu. Entahlah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama atau hanya rasa penasaranku terhadap dirinya yang tak pernah bisa kumiliki. -Parama Randy Wardhana

More details
WpActionLinkContent Guidelines