The Zero

The Zero

  • WpView
    Reads 405
  • WpVote
    Stimmen 115
  • WpPart
    Teile 17
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Juli 18, 2021
WpInfo
Belletristik
Romantik
⚠︎ UPDATE SETIAP HARI MINGGU ⚠︎ "Umm ... gue, Rindu," "Tapi gue nggak rindu." Balas Gura cuek. 'Sabar' gadis itu membatin sembari menghembuskan nafas kasar. "Nama gue Rindu." Jelasnya. "Oh." Ucap Gura singkat. Sebenarnya ia merasa malu, namun dengan sebaik mungkin cowok itu menyembunyikan rasa malunya dengan mimik wajah yang biasa saja. Berawal dari seorang gadis yang cenderung berpikir menggunakan otak kanan. Karena jengah selalu dibanding-bandingkan dengan anak tetangga membuatnya memaksa diri untuk berpikir menggunakan otak kiri. Gadis yang memiliki prinsip layaknya Negara yang memiliki semboyan dan hubungan yang memiliki komitmen. Ia percaya bahwa bumi ini tidaklah datar, melainkan bulat layaknya bola bekel, dan hati pada organ manusia tidaklah berbentuk cinta, serta ia percaya bahwa angka 'Nol' itu tidaklah penting. Ada sebuah pemahaman yang harus diubah dan ada pula prinsip yang harus dihancurkan. Akankah itu terjadi? B a c a K i s a h M e r e k a ! THE ZERO . . . Start : 27 March 2021 Mari berteman:D Ig : @ptripnta09 Fb : ptripnta
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • SEGITIGA SEMBARANG [SELESAI]
  • AILY DAILY
  • INDESIRABLE
  • DESTINY
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • MY BELOVED STEPBROTHER √proses√
  • Friends [ COMPLETED ] ✓

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien