Si Mata Empat

Si Mata Empat

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
"Teman kelasku, tanpa terkecuali. Menangis sejadi jadinya, banyak bunga yang mereka bawa. Kulirik jam di dinding kelas, ahh ini masi pukul 07:10. Mataku terpaku pada salah satu temanku yang membawa bingkai foto, aku kenal pria di dalam frame itu. Abay, Si Mata Empat. Vote dan komen kalian ngebantu banget bikin aku semangattt, jadi tolong bagi yg baca bisa tinggalkan jejak🙏🙏 Bisa request juga next aku mau bikin cerpen apa lagi, aku tunggu partisipasinya.. Ig:selapentri
All Rights Reserved
#316
sederhana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Aksara dan Kata
  • DIBALIK TIRAI KEHIDUPAN
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Short Stories
  • Romantic Interlude [END]
  • Asterin ✓
  • ALZADAISY[End]
  • Beranjak
  • Random Story

Haruskah cinta yang pergi benar-benar dilupakan? Ataukah ia hanya bersembunyi di antara jejak kenangan yang enggan pudar? Kumpulan cerpen yang aku buat ini mengisahkan tentang mereka yang masih menggenggam sisa-sisa rindu-tentang janji yang tidak sempat ditepati, perasaan yang tertinggal di sudut hati, dan harapan yang terus berdenyut meski cintanya telah pergi. Dengan kata-kata yang lirih dan penuh makna, cerpen-cerpen di dalamnya menghadirkan berbagai wajah kehilangan. Ada yang mencoba melupakan, ada yang memilih menunggu, dan ada yang diam-diam tetap menyimpan cinta dalam sunyi. Mungkin, dalam satu atau lebih kisah yang ada di dalamnya, kamu akan menemukan bagian dari hatimu yang juga belum benar-benar sembuh. follow ig aku: @kaelaryas_

More details
WpActionLinkContent Guidelines