Paus dan Hiu

Paus dan Hiu

  • WpView
    MGA BUMASA 286
  • WpVote
    Mga Boto 70
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jul 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue menghargai yang namanya pertemuan pertama,karna pertemuan pertama di Caffe membuat gue dapat bertemu dengan 'dia' " -Barista,Daffin.- Gimana sih menurut kalian jatuh hati pada hati yang beku dan dingin?? Rasanya pahit gimana gitu. Kalian mau tau seperti apa pertemuan gue dengan 'Dia'?? klik Cerita ini dan jangan lupa VOTE+ COMMENT kita butuh bantuan kalian Paus dan Hiu @FinaSelly17 @Setiabudi_H
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • KITA DAN SEMESTA
  • My Barista Boy(Friend)
  • My cool Girl Vs My Cold Boy #wattys2019
  • I Latte You
  • Perfect uncle ✓
  • Bisma & Renatha [Completed]
  • East sky first love
  • Bukan Stalker [TAMAT]

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman