My Baby Triplets

My Baby Triplets

  • WpView
    Reads 9,963
  • WpVote
    Votes 313
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 20, 2020
Hallo readers mohon maaf ya alur dari cerita aku revisi ulang jadi mohon bersabar ya bila ada typo bertebaran karena aku sedang memperbaiki cerita terima kasih sudah mau mampir 😘😘 . . . . . Dikisahkan seorang cewek tomboy yang masih sangat muda terbilang usia masih 16th, harus menerima kenyataan pahit, bahwa dirinya tengah berbadan dua. Ada nyawa yang harus dia jaga, dikala dia sedang menggapai mimpi, namun takdir berkata lain. Sebuah takdir mempertemukan mereka kembali, dikala dia sedang menjalankan sebuah misi!. Apakah yang akan terjadi?. Apakah dia sanggup memaafkan orang yang telah merenggut masa depannya?. Bisakah dia kembali padanya?.
All Rights Reserved
#26
terlambat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Interweave
  • GarQil {END}
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • I'm Sorry [Terbit E-book]
  • 𝐍𝐎𝐓𝐇𝐈𝐍𝐆 𝐅𝐋𝐎𝐖𝐄𝐑 { 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄𝐃 }
  • Through Your Veins | Completed
  • Misunderstand
  • TOXIC [END]
  • The Magic Door.
  • K.E.S.E.M.P.A.T.A.N       "K.E.D.U.A"

"Kamu tahu di usia berapa ibumu melahirkan kamu?" Thesa tahu. Namun, ia memilih untuk mengunci mulutnya rapat. "Delapan belas tahun." Opa menjawab dengan raut datar. "Di usia semuda itu dia sudah berani jadi pembangkang. Akibat dari itu masa depan ibumu hancur karena kesalahannya sendiri. Jadi, kamu sebagai anaknya jangan berani melawan saya kalau tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Mengerti?" *** Seumur hidup Thesa tinggal di rumah opanya bersama oma tirinya. Dia tidak punya sosok ayah, tapi ibunya masih hidup. Wanita itu tidak pernah berada di sisinya sedari kecil. Namun, Thesa paham mengapa ibunya pergi. Dia hanyalah anak di luar nikah, apa pentingnya eksistensi Thesa dalam hidup sang ibu? Dan ketika opanya berusaha belajar dari masa lalu, tanpa sadar pria tua itu malah membawa Thesa ke jurang yang lebih dalam. Melangsungkan pertunangan demi menghindari kesalahan yang sama justru tidak membuat segalanya lebih baik. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, kata pria itu. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun ia harus bertunangan. Thesa tidak punya keberanian untuk melawan sang opa yang sudah merawatnya sejak kecil. Sementara sedari dulu diam-diam Thesa menyimpan perasaan kepada Gamaliel, teman masa kecilnya. Bertahun-tahun perasaan itu terpendam, nyatanya semakin dalam hingga Thesa sendiri tidak tahu apakah ada jalan keluarnya. Lantas ketika pertunangan itu terlanjur berlangsung, apakah Thesa mampu menjalaninya? 12/05/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines