Weird Is Okay

Weird Is Okay

  • WpView
    LECTURAS 40
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida sáb, may 23, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Tidak ada kepastian di dunia ini. Bahkan matematika pun menjelaskan bahwa ada limit tak tentu dan simbol kurang lebih. Bukan, ini bukan kisah ilmuwan matematika. Malahan orang yang sedang bercerita ini membenci matematika. Aku hanya ingin mengatakan bahwa selalu ada kata 'kira-kira' di hidup ini. Karena kita semua terlahir buta akan masa depan. Kita bisa berangan, kita bisa berdoa, tapi kita tak bisa menghentikan kehendak-Nya. Itulah yang aku mulai pahami ketika hal yang tak pernah ada dalam angan dan terlebih doaku, muncul begitu saja. Tapi memang sudah begitu seharusnya, bukan?
Todos los derechos reservados
#21
nolep
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Breathtaking
  • Kinara: Love Yourself
  • Circle Of Time [Completed]
  • Aljabar (REVISI)
  • Nav's Stories
  • You Changed My Life (Completed)
  • MALVIN (SUDAH TERBIT)
  • Infinity [TERBIT]
  • VANILLABLUE

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido