si Penipu (masa covid 19)

si Penipu (masa covid 19)

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, May 19, 2020
Di bulan suci ramadhan dan di masa covid 19 ini, kehidupan semakin sulit, para pedagang bingung harus memenuhi kebutuhan dengan cara apalagi karena dagangannya banyak yang tidak habis terjual, pembeli semakin sepi terutama warung kami dan terlalu banyak mengalami kerugian, tidak seperti biasanya sebelum adanya covid 19. Begitu sulitnya bekerja mencari uang, namun begitu mudahnya menipu orang. Sejak dulu sampai sekarang penipuan selalu ada dimanapun didaerah Indonesia. Seolah sudah menjadi budaya. Begitu mudahnya mereka mendapatkan uang dengan menipu kami yang begitu sulit dan bekerja keras mendapatkan uang, sungguh tidak adil, itulah yang saya rasakan ketika kejadian itu menimpa kami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Corona
  • Diusik Kala Hening
  • I'm With You
  • accident wedding
  • Delivery Love
  • Sour Candy | MarkHyuck☑
  • The Akhfa Muslimah Girls Digital Webseries Special "Best Ramadhan Ever"
  • Rindu Pulang
  • BOUND BY DESIRE
  • Naughty boy (TAHAP REVISI)

Selamat rebahan, duduk-duduk, dan jongkok di WC para pembaca onlen sekalian. Beribu salam gue share ke kalian. Gue, Evan, menulis cerita atau diary ini bertujuan untuk menemani kegalauan, kegelisahan, gundah gulana kalian di masa-masa pandemi ini. Gue yakin, selama pandemi ini banyak yang nggak terima dengan keadaan sekarang ini. Malam mingguan dibatasi dengan waktu karena pagar gang kampung dan kompleks sekarang ada timernya, mau tau pacar lagi cemberut atau senyum jadi nggak tampak gara² diselimuti masker, dan masalah-masalah lain yang sangat terasa disekitar kita. Gue buka twitter sebelum ada covid isinya adu domba politik, agama, dan lain-lain. Twitter sekarang dipenuhi trending topic K-Pop dan hastag-hastag penuh gairah, seperti #crot. Gila orang zaman sekarang, bukannya tobat biar kalo kena covid nggak masuk neraka kedaleman malah bikin hastag yang menggiurkan anak Adam ini. Timeline twitter gue sekarang isinya pada galau semua. Terutama anak kuliahan yang pacaran sama temen kuliahnya. Kebanyakan mereka sekarang jadi LDR, imbasnya mereka melampiaskan keresahaan dan kesepian melalui tweet. Gue yang nggak mau tweet gue kosong jadi ikut sok-sok galau pake kata-kata puitis. Gue baca lagi, gue sadari itu salah satu hal terjijik yang pernah gue alami. Di story ini gue mau ceritain hal-hal yang merangkul kegelisahan gue selama dan sebelum pandemi ini. Dan bisa aja cerita gue sama dengan apa yang kalian alami, jadi cerita ini sedikit mengobati perasaan galau kalian. Karna gue tau, diem di rumah doang emang bikin bosan sampai urat nadi. Tapi apa salahnya jika kita menciptakan kesenangan dalam rumah. Dengan Segala Hormat Evan Simatucolang (siang malam tunggu covid ilang)

More details
WpActionLinkContent Guidelines